3 Bentuk Pembelaan Fadli Zon kepada Prabowo Subianto

3 Bentuk Pembelaan Fadli Zon kepada Prabowo Subianto

Nur AK
18 Apr 2018
Dibaca : 297x
Prabowo memang dikenal sebagai sosok politikus kontroversial yang sering mengkritik politik Indonesia dengan senjata halilintarnya.

Bagi Anda yang sering mengikuti berita dalam negeri, yakni tentang isu politik Indonesia, pasti Anda tahu bagaimana sikap sosok Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo memang dikenal sebagai sosok politikus kontroversial yang sering mengkritik politik Indonesia dengan senjata halilintarnya. Hingga membuat masyarakat Indonesia terutama politikus lain buka mulut dengan adanya pernyataan yang keluar dari mulut capres Indonesia 2019 tersebut.

Namun, di tengah-tengah pernyataannya yang terkadang mengguncangkan dunia perpolitikan bangsa Indonesia, ada seseorang yang paling setia membelanya bahkan mau memberikan penjelasan terkait pernyataan Prabowo. siapa lagi kalau bukan Fadli Zon.

Fadli selalu menjadi kubu terdepan sebagai pembela saat Prabowo dilanda bullying dari sejumlah tokoh masyarakat. Ia benari meluruskan dengan penjelasan terkait maksud dan tujuan dari perkataan hingga tingkah laku Prabowo yang menuai kritikan.

Hal pertama adalah tentang pernyataan Prabowo yang menyebut Indonesia 2030 diprediksi bakal bubar, yang didapat melalui video yang tersebar dari laman Facebook resmi Partai Gerindra. Pernyataan tersebut menuai kritikan pedas dari SBY dan beberapa tokoh politik lainnya.

Namun, Fadli Zon dengan pikiran yang dingin memberikan penjelasan dengan berkata, "Jadi begini, ini namanya warning ya. Tentu kita ingin Indonesia lebih tahun dari 1000 tahun, sampai kiamat kalau perlu. tetapi kalau cara memimpin Indonesia seperti sekarang ya bisa kacau. Kita lihat pengalaman Uni Soviet negara yang sangat kuat saja bertahan hanya 70 tahun. Padahal dia punya partai yang sangat kuat dia punya Red Army yang sangat kuat. Saya kira yang saat ini udah banyak salah jalan. Seperti masuk jerat utang."

Kedua, usai pengangkatan Prabowo menjadi capres dalam Pemilu 2019 saat Rakornas Gerindra, beredar video Prabowo sedang diarak dengan telanjang dada oleh para anggota militer.

Fadli dengan yakin menuturkan bahwa hal itu membuktikan Prabowo gagah dan masih sehat. Kemudian dengan santainya Fadli menantang Presiden Jokowi untuk bertelanjang dada, yang ditulis melalui akun twitternya, yang berbunyi:

Dua-duanya (Prabowo dan Putin) masih fit dan gagah. Saya enggak tahu kalau @jokowi. Perlu dicoba juga perlihatkan dadanya, cuit Fadil Zon lewat akun Twitter resminya, @fadlizon, Sabtu, 14 April 2018.

Terakhir, Fadli menyebut jika Eks Danjen Kopassus ini tak kekurangan dana. Hal itu diungkapkannya lantaran ada isu, bahwa banyak yang berspekulasi lamanya deklarasi Prabowo menjadi calon presiden karena logistik atau biaya pilpres yang mahal. Fadli menegaskan hal itu sama sekali tidak benar benar, dan sampai sekarang tidak ada masalah sama sekali. Menurutnya, urusan logistik adalah urusan belakangan, namun mental dan elektabilitaslah yang diperlukan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved