Barito Putera Tahan Imbang PSM Makasar

Barito Putera Tahan Imbang PSM Makasar

Admin
1 Nov 2017
Dibaca : 500x
Lapangan jadi Keluhan Pelatih PSM Makasar


LampuHijau - Sekali lagi Barito Putera membuktikan diri sebagai pengganggu para calon juara. Setelah mempersulit Bhayangkara FC dan Bali United, tadi malam giliran PSM Makassar yang kena batunya. Kedua tim bermain imbang 2-2 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.
Dampak dari hasil imbang itu, PSM gagal menjauhi Bhayangkara FC. Memang benar, PSM sekarang memimpin klasemen sementara Liga 1 dengan 62 poin, tapi Bhayangkara yang berada di posisi kedua juga memiliki koleksi angka yang sama dan jumlah satu laga sisa lebih banyak.
Bermain di hadapan 6 ribu penonton, tuan rumah unggul lebih dulu melalui gol Dedi Hartono di menit ke- 20. Namun, PSM yang berhasil membalas dua gol lewat Zulham Zamrun (45') dan Ferdinand Sinaga (47'). Sayang, raihan tiga angka lenyap begitu Gavin Kwan Adsit menyamakan skor di menit ke-76.
Kegagalan tiga angka yang sangat disesali pelatih PSM Robert Rene Alberts. Mereka memang menggeser Bhayangkara karena punya head-to-head lebih baik, tapi posisinya rentan. Apalagi, dua laga sisa PSM berat. Mereka akan menjamu Bali United (6/11) dan Madura United (12/11).
Namun ada hal lain yang bikin pelatih asal Belanda itu kesal bukan kepalang. Dia mengeluhkan kualitas lapangan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, yang kurang baik mengganggu performa pasukannya. "Di kompetisi profesional seperti ini, sudah seharusnya kita tidak lagi mengeluh soal kualitas lapangan. Tapi, ternyata masalah itu masih ada," sesalnya. 
Di sisi lain, Jacksen F. Tiago tidak henti-hentinya memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang sudah memperlihatkan kerja maksimal dalam beberapa pekan terakhir. "Saya sangat respek dengan para pemain. Karena mereka sudah melewati ujian luar biasa melawan para calon juara tanpa kekalahan," kata pria asal Brasil itu. 
Nah, terkait keluhan Alberts terkait kualitas lapangan yang sangat buruk, Jacksen hanya menimpalinya dengan santai. Menurut dia, seorang pelatih sehebat Alberts tidak perlu mencari cari kesalahan. "Karena keluhan pelatih di luar teknis pertandingan hanya upaya untuk menutupi kelemahan dia sendiri," beber Jacksen. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved