Beberapa Sinyal Merah Pengontrol Tingginya Kadar Gula

Beberapa Sinyal Merah Pengontrol Tingginya Kadar Gula

Nur AK
18 Apr 2018
Dibaca : 470x
Raheela berkata, "Gula tidak memiliki nilai gizi. Tapi kita tetap akhirnya mengonsumsinya, yang tidak baik untuk tubuh."

Kelebihan mengonsumsi gula, tidak hanya memicu penyakit diabetes. Ada beberapa tanda yang muncul ketika Anda mengonsumsi gula dalam jumlah yang lebih dari kadar gula yang harus dikonsumsi oleh tubuh. Anda disarankan juga membaca artikel yang diulas LampuHijau sebelumnya, yang berjudul Empat Ramuan Alternatif Pengganti Gula Super Menyehatkan. Hal ini penting bagi Anda untuk mengetahui kadar konsumsi gula per hari.

Adapun tanda-tanda tersebut (jika kelebihan gula) antara lain:

Suasana Hati

Suasana hati Anda bisa berpengaruh atau berubah saat Anda kebanyakan mengonsumsi gula. Hal ini diklaim oleh Ahli Gizi di Mumbai, Raheela Khan, mengungkapkan gula terkadang merupakan kebutuhan emosional. Hal ini terjadi ketika Anda merasa sedih, Anda mungkin ingin memakan es krim daripada minuman lain tanpa gula yang menyehatkan. Dengan mengonsumsi gula, maka suasana hati akan menjadi baik kembali dan lebih semangat melakukan aktivitas.

Raheela berkata, "Gula tidak memiliki nilai gizi. Tapi kita tetap akhirnya mengonsumsinya, yang tidak baik untuk tubuh. Sangat penting untuk mengendalikan keinginan dan memilih hal-hal yang lebih sehat seperti teh hijau, buah-buahan segar, dan lain-lain.”

Muncul Jerawat

Biang kejelekan wajah atau ketidakpedean Anda itu akan muncul lantaran ketidakseimbangan hormon dan gula yang membantu proses ini.

Tekanan Darah Tinggi

Seringkali tekanan darah tinggi bisa terjadi akibat tubuh Anda mengandung kadar gula berlebih. Namun, Anda tak perlu khawatir, dengan adanya sinyal merah tersebt membuat Anda lebih rajin mengontrol kadar gula dalam tubuh. Sebab, tekanan darah bisa normal kembali apabila Anda mengatur kadar gula dnegan baik. Kecuali jika Anda sedang merasa stress bahkan emosi, hal ini membuat tekanan darah tinggi susah terkendali.

Lubang pada Gigi

Hal ini sering dialami oleh anak-anak yang sering mengonsumsi permen. Biasanya mereka malas menggosok gigi, sehingga muncul gigi berlubang. Perlu Anda ketahui, bakteri yang bersarang di dalam mulut akan mencerna karbohidrat dan menghasilkan asam yang bergabung dengan air liur untuk membuat plak gigi. Jika gigi tidak segera dibersihkan akan men menyebabkan gigi berlubang. Dengan demikian, disarankan untuk memeriksa gigi Anda secara berkala sesuai dengan anjuran dokter gigi.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2021 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2021 LampuHijau.com
All rights reserved