Begini Bunyi Surat Kekesalan Donald Trump Batalkan Pertemuannya dengan Kim Jong-un

Begini Bunyi Surat Kekesalan Donald Trump Batalkan Pertemuannya dengan Kim Jong-un

Nur AK
25 Mei 2018
Dibaca : 402x
Padahal sebelumnya, Sang mediator, Moon Jae-in berharap, Korut dapat membahas denuklirisasi dan pencabutan sanksi ekonomi dengan Presiden AS.

Sejak pertemuan pemimpin Korea Selatan, Moon Jae-in dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un pada Jumat (27/4/2018) silam, slah satu yang Kim janjikan kepada Moon adalah menjalin pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sang mediator, Moon berharap, Korut dapat membahas denuklirisasi dan pencabutan sanksi ekonomi dengan Presiden AS.

Kabar tersebut tentunya sangat disambut baik oleh pihak AS. Trump mengaku sudah tak sabar lagi ingin bertemu dengan Kim untuk melakukan aksi damai.

AS menyiapkan segala cara untuk bisa mengadakan pertemuan dengan pemimpin Korut. Hal itu berawal dari penugasan Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo pergi ke Pyongyang untuk bertemu dengan Kim Jong-un.

Sebagai permulaan untuk menjalin pertemuan, Korut membebaskan tiga tawanan asal AS yang selama ini ditahan di kamp kerja paksa di Korut. Kemudian, pertemuan itupun disepakati antara perwakilan AS dengan pihak Korut. Rencananya akan ada KTT antara kedua negara tersebut pada 12 Juni di Singapura.

Hati memang senantiasa terbolak-baikkan. Korut belakangan ini mengancam akan membatalkan pertemuan apabila Presiden Trump terus mendesak Korut menyerahkan persenjataannya.

"Jika pemerintahan Trump terus memojokkan kami secara sepihak dan menuntut kami menyerahkan senjata nuklir, kami tidak lagi memiliki minat untuk melakukan pembicaraan dan akan kembali mempertimbangkan untuk menerima KTT Korut-AS mendatang," papar Wakil Pertama Menteri Luar Negeri Korut, Kim Kye Gwan, dilansir dari Channel News Asia.

Menanggapi hal itu, Trump terkejut dan kesal dengan pernyataan Korut. Trump akhirnya membatalkan rencana pertemuannya dengan Kim.

Kepada Kim, Trump menuliskan surat yang dirilis di Gedung Putih, yang menyatakan:

"Sayangnya, karena pernyataan Anda baru-baru ini yang penuh kemarahan dan jelas mengajak bermusuhan, saya merasa tidak layak, untuk saat ini, kita mengadakan pertemuan yang sudah direncanakan sejak lama."

Dengan rilisnya surat tersebut, pupus sudah KTT antara Trump dengan Kim 12 Juni nanti. Masyarakat dunia pun tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya usai beredarnya surat balasan dari Trump yang menyiratkan kekesalan hatinya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved