BJB Raup Laba Bersih 1,1 Triliun di Bulan September 2017

BJB Raup Laba Bersih 1,1 Triliun di Bulan September 2017

Admin
30 Okt 2017
Dibaca : 286x
Semakin tumbuh dan berkembang kinerja bank BJB

LampuHijau, JAKARTA – Kendati perekonomian masih mengalami perlambatan, bank bjb tetap mencatat kinerja positif.  Perbankan BUMD Jabar-Banten itu membukukan beragam pertumbuhan kinerja hingga triwulan III 2017.

”Alhamdulillah, hingga triwulan III tahun ini, kinerja kami terus bertumbuh positif," tandas Direktur Utama bank bjb Ahmaf Irfan pada Analyst Meeting di Ritz Charlton SCBD, Jakarta, kemarin (27/10).

Irfan menyebutkan, salah satu bukti pertumbuhan itu terlihat pada pencapaian perolehan laba bersih. Hingga September 2017, pihaknya meraup laba bersih melampaui Rp 1 triliun. Tepatnya, Rp 1,1 triliun.

Pencapaian laba bersih itu, didorong oleh pertumbuhan kredit. Hingga triwulan III tahun ini, pihaknya menggelontorkan pembiayaan sebesar Rp 70,5 triliun. Jumlah itu, lebih tinggi 11,9 persen daripada realisasi kredit periode sama 2016.

Dia memerinci, kenaikan penyaluran kredit itu, diimbangi oleh tertekannya Non-Performing Loans (NPL) atau kredit bermasalah. Tercatat hingga September 2017, bank bjb sukses mencatat NPL pada titik terendah, yaitu level 1,5 persen.

Pertumbuhan lainnya, kata dia, juga terjadi pada Dana Pihak Ketiga (DPK). Realisasinya hingga September tahun ini, ungkap Ahmad Irfan, mencapai Rp 86,6 triliun. Nominal kredit itu, ucapnya, lebih tinggi 18,6 persen daripada pencapaian periode sama tahun sebelumnya.

Begitu pula dalam hal aset. Pihaknya, hingga September tahun ini, mencatat total nilai aset sebesar Rp 114,2 triliun. Itu berarti total aset bank bjb, mengalami pertumbuhan 12,5 persen lebih tinggi daripada pencapaian September 2016.

Menurutnya, terciptanya pertumbuhan itu menumbuhkan kepercayaan dan optimisme, bahwa perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung itu dapat semakin kompetitif mebjelang bergulirnya ASEAN Econkmic Community (AEC) sektor perbankan pada 2020.

”Fokus kami yaitu pencapaian target bisnis berkualitas dan orientasi pada laba seraya tetap mengedepankan prinsip prudential banking,” tegasnya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved