Buruh Fiat Protes CR7 Ditransfer ke Juventus

Buruh Fiat Protes CR7 Ditransfer ke Juventus

Nur AK
13 Jul 2018
Dibaca : 510x
Aksi protes tersebut diduga sebagai bentuk pemboikotan CR7 (sebutan Ronaldo) yang akan berpindah kesebelasan.

Hanya karena seorang pemain sepak bola ternama, Cristiano Ronaldo yang kabarnya akan ditransfer dari Portugal ke Juventus, para buruh pabrik mobil ternama di Italia, Fiat berencana mogok kerja selama tiga hari.

Aksi protes tersebut diduga sebagai bentuk pemboikotan CR7 (sebutan Ronaldo) yang akan berpindah kesebelasan. Pasalnya, meskipun saat ini CR7 belum hengkang dari Real Madrid, ia sudah menyatakan niatnya untuk pindah ke salah satu tim terbesar Liga Italia Serie A, Juventus, pada akhir Mei lalu.

Hal yang paling membuat ikatan buruh Fiat naik pitam adalah mahar yang diberikan oleh Juventus kepada CR7 sangat fantastis, yaitu 105 juta euro atau sekitar Rp 1,7 triliun. Adapun gaji yang akan diterima CR7 nantinya sebesar 30 juta euro (Rp 504,2 miliar). Dari pencabutannya itulah, CR7 pantas disebut sebagai pemain termahal sepanjang sejarah Liga Italia, serta pemain dengan bayaran terbesar di Juventus.

Rupanya, klub sepak bola Juventus memiliki hubungan dengan Fiat. Andrea Agnelli yang merupakan pimpinan Fiat, juga menjabat sebagai presiden Juventus.

Keluarga Agnelli dan dinastinya memiliki 63,77 persen saham Juventus dan juga 29,8 persen saham Fiat. Dikutip dari News.com.au, Jumat (13/7/2018), saham-saham tersebut disinyalir digunakan Agnelli untuk meraup keuntungan Fiat dengan membiayai transfer Cristiano Ronaldo.

Spontanitas, para buruh yang mendengar kabar itupun langsung menyuarakan bentuk kekecewaannya kepada Agnelli.

"Kami tidak bisa menerima keputusan perusahaan. Di saat para buruh dituntut untuk bekerja keras, mereka justru menghamburkan ratusan juta euro untuk membeli pemain bola. Kami tegaskan sekali lagi bahwa kami membutuhkan jaminan sosial, menanti peluncuran tipe model baru yang tak pernah terjadi sampai saat ini," protes seorang karyawan Fiat.

Bahkan, seorang pegawai Fiat, Gerardo Giannone mengaku kalau ia bersama rekan buruhnya tidak pernah merasakan kenaikan gaji di Fiat sejak 10 tahun terakhir.

"Uang untuk menggaji Ronaldo seharusnya digunakan untuk menaikkan upah pegawai FIAT, sekitar 200 euro," pungkasnya.

Dari sejumlah alasan itulah, ikatan buruh karyawan memutuskan untuk memboikot perusahaan otomotif, Fiat, di Melfi, Selatan Italia, mulai Minggu 15 Juli 2018 pukul 10.00 hingga Selasa 17 Juli 2018 pukul 18.00 waktu setempat.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2021 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2021 LampuHijau.com
All rights reserved