Tutup Iklan
powerman
  
Cara Mencintai Diri Sendiri, Sebelum Menyesal

Cara Mencintai Diri Sendiri, Sebelum Menyesal

Nur AK
26 Jan 2018
Dibaca : 399x
Saat seseorang sudah berada pada umur yang tidak lagi muda, banyak hal yang membuat kita merasa sadar dan tidak suka dengan kondisi kita saat ini.

Memang sudah menjadi sifat alami seorang manusia yang lebih mudah mencintai orang lain, disbanding mencintai dirinya sendiri. Apapun ia lakukan untuknya, namun belum tentu dirinya bisa bahagia. Misalnya saja, ketika diri kita punya makanan, tapi orang yang kita cintai belum makan atau kelaparan, pasti kita akan dengan spontan memberikan makanan kepada orang yang kita cintai.

Saat seseorang sudah berada pada umur yang tidak lagi muda, banyak hal yang membuat kita merasa sadar dan tidak suka dengan kondisi kita saat ini. Seperti halnya kondisi tubuh, perut yang membuncit, tampak makin tua, karir mentok, tak punya uang, hingga hal-hal lainnya yang membuat hidup terasa gagal.

Padahal, memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri sama pentingnya dengan menjalin hubungan dengan orang lain. Perbedaannya adalah, kalau orang lain tak selalu dengan kita, sedangkan diri sendiri selalu ada bersama kita hingga ajal menjemput kita kelak.

Bagaimana menurut Anda? Akan jauh lebih penting diri sendiri bukan?

Dalam hal ini, mencintai diri sendiri berarti dapat menerima segala kelebihan tanpa merasa tinggi hati, namun di sisi lain juga berlapang dada untuk merangkul semua kekurangan tanpa ditutupi. Lebih simpelnya, mencintai diri sendiri haruslah dengan sepenuh hati dan tanpa syarat.

Pasalnya, mencintai diri sendiri dengan setulus hati dapat membebaskan kita dari beban sosial. Sehingga kita bisa belajar untuk memahami diri dan terus bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki.

Dalam mencintai diri sendiri, ada beberapa hal yang bisa kita mulai dengan mengenal siapa kita sebenarnya secara mendalam, seperti apa sikap, karakteristik, kebutuhan, keinginan, hingga apa yang kita suka dan tidak suka.

Berikut ini, ada lima langkah mudah untuk mencintai diri sendiri, yaitu:

1. Penuhi kebutuhan diri sendiri dengan baik

Menurut Julie Hanks, LCSW, terapis dari PsychCentral, langkah pertama untuk mulai bersahabat dengan diri sendiri adalah dengan memperhatikan kebutuhan fisik, rohani, psikis, dan mental kita. Misalnya dengan mengetahui bahwa kita harus mendapatkan cukup tidur 7-8 jam setiap malam, makan tiga kali sehari, olahraga, hingga meluangkan waktu untuk meredakan stres dan beribadah.

Semua kebutuhan ini harus dipenuhi dengan cara-cara yang sehat. Misalnya, dengan memastikan menu makanan sehat, mulai berkomitmen untuk olahraga kecil-kecilan, hingga menjadwalkan waktu tidur dan tidak membiasakan begadang.

Hanks juga menyarankan untuk memprioritaskan aktivitas yang membuat kita senang dan bahagia. Tidak perlu yang muluk-muluk. Kesenangan dan kebahagiaan bisa didapat dari hal kecil. Contohnya, jalan-jalan di taman, makan makanan yang kita suka sesekali, berendam di air hangat sambil menyalakan lilin aromaterapi, atau menonton film kesukaan di kala senggang. Meskipun terkesan remeh, hal-hal ini dapat membawa kebahagiaan dan kepuasan pada diri kita secara tidak langsung.

2. Ngobrol dengan diri sendiri

Bicara sendiri adalah cara sederhana untuk belajar mencintai diri sendiri. Dengan ngobrol dalam hati atau bicara sendiri di kamar tidur, kamar mandi, atau di depan cermin, kita akan mulai menjalin persahabatan dengan diri sendiri. Berbicara dengan diri sendiri pada akhirnya bisa membantu kita lebih fokus dan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Ketika ngobrol sendiri, kita akan menempatkan diri sebagai orang lain yang berbicara dengan diri kita. Isi obrolan ini akan membuat kita lebih bisa menilai diri sendiri secara objektif, sehingga menjadi masukan yang membantu.

Sebagai contoh, tidak ada salahnya bertanya-tanya bila ada hal yang membuat kita merasa tidak nyaman.

“Mengapa saya merasakan tidak nyaman? Apa yang membuat saya tidak nyaman?”

Nah, berbicara dengan diri sendiri bisa membantu kita menemukan jawabannya, sehingga bisa memutuskan akan melakukan apa untuk membuat diri kita merasa nyaman.

Satu lagi manfaat ngobrol dengan cerminan diri adalah untuk menyalurkan emosi yang terpendam. Ketika sedang kesal atau marah, kita boleh teriak-teriak sendiri. Tanpa disadari, lama-lama kita akan tenang sendiri.

3. Menerima diri sendiri

Menjalin hubungan baik dengan diri sendiri bisa dimulai dengan menerima diri sendiri apa adanya, termasuk kekurangan dan kelebihan yang kita miliki. Rasa percaya diri akan muncul ketika kita memiliki pandangan yang baik terhadap kepribadian diri.

Ingatkan bahwa keindahan yang sebenarnya tidak terlihat dari penampilan luar saja. Ketika kita merasa nyaman dengan diri sendiri, kita akan percaya diri dan berpikir bahwa cantik tidak berkaitan dengan paras yang elok atau tubuh seperti supermodel, namun berkaitan dengan hati dan pikiran.

Bila tidak bisa melakukannya sendiri, Stephanie Kang menyarankan untuk coba curhat dan berbagi dengan sahabat, keluarga atau bahkan psikolog yang bisa membantu masalah ketidakpercayaan diri.

4. Bergaul dengan orang-orang yang positif

Salah satu cara menjalin hubungan dengan diri sendiri yang baik dan sehat adalah mengelilingi diri sendiri dengan orang-orang yang menyayangi kita. Berkumpul dengan orang-orang yang positif, penyanyang dan penuh cinta, bisa menjadi sebuah keuntungan. Kita bisa terbawa suasana dan kebiasaan yang positif. Hal ini bisa membuat kita jadi lebih baik.

5. Kurangi mengonsumsi berita negatif

Rasa ingin tahu yang mendalam kadang menjerumuskan kita pada sumber negatif, salah satunya yang populer sekarang ini bisa didapatkan lewat media sosial.

Menurut Kang, mengasup berita-berita kebencian, kejahatan atau kekerasan bisa membuat kita terbebani, merasa takut dan akhirnya membuat diri sendiri tidak sehat pemikirannya.

Maka dari itu, coba batasi membaca berita-berita negatif yang bisa membuat berpikiran negatif terus menerus. Buat jadwal membuka twitter, facebook, instagram sesedikit mungkin, perbanyak berinteraksi dengan orang-orang positif. Lalu, temukan betapa berharganya diri kita di dunia ini.
Namun, jika Anda sudah terlanjur sering mengonsumsi berita negatif, anggaplah itu adalah sebuah pelajaran berharga untuk kita agar menjadi berhati-hati dalam hidup.

 

Stephanie Kang, seorang psikolog dari PsychCentral menjelaskan, menjalin hubungan dengan diri sendiri adalah hal yang paling penting di muka bumi ini. Sederhananya, memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri akan membantu kita menjalin hubungan yang harmonis dengan orang lain, sekaligus menjadi langkah awal kesuksesan dalam hidup.

Setelah membaca ulasan singkat tersebut, bisakah Anda mencintai diri sendiri dimulai dari sekarang?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
hijab