Diet Mediterania Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Hidup di Masa Tua

Diet Mediterania Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Hidup di Masa Tua

Nur AK
17 Jan 2018
Dibaca : 810x
Diet mediterania merupakan program diet yang mengikuti pola hidup sehat dari negara-negara yang berbatasan dengan laut Mediterania.

Diet bukan berarti tidak makan, tetapi menjalankan pola makan sehat dan teratur. Seperti halnya, diet mediterania yang merupakan konsep diet dengan prinsip makan sehat, adalah lebih banyak sayur, buah, dan makanan olahan susu rendah lemak yang memiliki gizi tinggi, pembatasan lemak jenuh dan asupan garam.

Para periset dari London melakukan peninjauan pada empat studi yang telah diterbitkan sebelumnya. Studi itu mencakup data lebih dari 5.700 orang dengan usia 60 tahun atau lebih yang tinggal di Perancis, Spanyol, Italia, dan China. Hasil kajiannya telah diterbitkan di Journal of Americans Geriatrics Society, pada Kamis (11/1/2018) lalu.

Dilansir Newsweek, temuan tersebut mengungkap bahwa orang yang menjalankan diet mediterania akan memiliki tubuh yang lebih kuat di masa tua. Diet mediterania merupakan program diet yang mengikuti pola hidup sehat dari negara-negara yang berbatasan dengan laut Mediterania. Tentunya, diet mediterania kaya akan kandungan sayuran, buah, kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan.

Selain itu, diet mediterania mengandalkan campuran minyak zaitun dalam makanan. Dalam dietnya, dianjurkan untuk membatasi konsumsi daging merah.

Penulis studi Kate Walters mengatakan, orang-orang yang mengikuti diet mediterania cenderung terhindar dari kerapuhan dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikutinya. Penelitian yang dilakukannya itu bukanlah penelitian yang mencari sebab akibat. Penelitiannya ini bertujuan untuk menghubungkan diet dengan kerapuhan di masa tua dan faktor lain bisa jadi memiliki peran pada penurunan frailty syndrome seseorang.

Dalam penelitian lain yang telah dilakukan, menyebutkan bahwa diet mediterania dapat memberikan manfaat kesehatan pada jantung dan menurunkan risiko kanker.

Hal itulah yang merupakan solusi untuk memiliki tubuh kuat dan sehat saat usia tua, yang diharapkan semua orang. Secara medis, kerentaan dan kerapuhan di masa tua disebut frailty, adalah kondisi fisik yang semakin melemah, ditandai dengan penurunan fungsi sistem organ.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved