Diet Vegan Bisa menjadi Pemicu Kebutaan

Diet Vegan Bisa menjadi Pemicu Kebutaan

Nur AK
5 Jun 2018
Dibaca : 233x
Kekurangan vitamin B12 sendiri akan menyebabkan kehilangan penglihatan, kehilangan ingatan, lemas, kelelahan, jantung berdebar, permasalahan saraf, dan depresi.

Vegan diet alias diet sayur, mungkin sekilas terdengar menyehatkan. Namun, para peneliti mengungkapkan bahwa diet hanya dengan memakan sayuran sebenarnya tidak sehat, nyatanya justru dapat berakibat pada suatu hal yang mengerikan seperti kebutaan.

Begitu pula dengan para psikolog yang menyebut vegan diet akan berdampak buruk jika tidak diikuti dengan cara yang benar, sebab bisa menyebabkan kekurangan vitamin B12. Menurut Boldsky, vitamin B12 terutama ditemukan pada telur, daging, ikan, dan produk susu. Kendati demikian, Anda harus mengonsumsi suplemen agar vitamin B12 selalu terpenuhi.

Kekurangan vitamin B12 sendiri akan menyebabkan kehilangan penglihatan, kehilangan ingatan, lemas, kelelahan, jantung berdebar, permasalahan saraf, dan depresi.

Dilansir dari Merdeka (5/6/2018), sejumlah tips terbaik ini dapat mencegah hilangnya penglihatan akibat kekurangan vitamin B12 saat Anda melakukan diet vegan, di antaranya:

Gunakan Kacamata

Kacamata yang harus Anda gunakan adalah kacamata hitam saat sedang keluar rumah untuk mengurangi intensitas sinar UV yang tertangkap oleh mata Anda. Sehingga Anda bisa mencegah perkembangan penyakit katarak.

Jangan Merokok

Dengan tidak merokok, Anda bisa terhindar dari penyakit katarak. Pasalnya, merokok dapat menyebabkan degenerasi makuli terkait usia (AMD).

Perhatikan Pola Makan

Pola makan harus Anda perhatikan dengan benar. Misalnya saja, kekurangan vitamin dan mineral bisa mengganggu fungsi retina. Serta dengan mengkonsumsi berbagai buah, sayuran, makanan dengan kadar vitamin C, Vitamin E, zinc, lutein, asam lemak omega-3 yang tinggi, terbukti dapat membantu dalam menunda munculnya AMD.

Lakukan Pemeriksaan Rutin

Orang dewasa yang tidak memiliki tanda atau faktor risiko penyakit mata harus menjalani pemeriksaan mata pada usia 40 tahun. sebab, pada usia tersebut merupakan waktu yang biasanya muncul tanda awal penyakit dan perubahan penglihatan. Sehingga beberapa penyakit bisa saja terjadi. Hal inilah yang seharusnya Anda ketahui sejak dini dengan pemeriksaan secara rutin.

Kenali Riwayat Penyakit Mata Keluarga

Penyakit mata rentan sekali diwariskan dalam satu keluarga. Anda perlu mengetahui riwayat penyakit mata pada keluarga Anda. Kemudian, barulah Anda mendiskusikannya dengan dokter mata yang dapat membantu mengurangi risiko kehilangan penglihatan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved