Tutup Iklan
SabunPemutih
  
Dukung Program Jokowi, Guwoterus Ciptakan Desa Wisata Berbasis Sedekah

Dukung Program Jokowi, Guwoterus Ciptakan Desa Wisata Berbasis Sedekah

Nur AK
28 Des 2017
Dibaca : 253x
Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 27,7 juta orang pada Maret 2017, bertambah sekitar 6.900 orang dibandingkan jumlah penduduk miskin per September 2016.

Peran serta masyarakat dalam mendorong pengentasan angka kemiskinan di Tuban mendapat apresiasi dari Bupati Fathul Huda. Kemarin, Rabu (27/12/2017), orang nomor satu di Pemkab Tuban ini meresmikan Desa Guwoterus sebagai Desa Wisata Berbasis Sedekah menyusul keberhasilan warga desa setempat dalam menjalankan program-program pengentasan kemiskinan di Guwoterus, Kecamatan Montong.

Pasalnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 27,7 juta orang pada Maret 2017, bertambah sekitar 6.900 orang dibandingkan jumlah penduduk miskin per September 2016.

Peningkatan angka tersebut menandakan program pemberantasan kemiskinan yang digulirkan pemerintahan Presiden joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) dinilai kurang berhasil. Jumlah penduduk miskin justru naik walaupun pertumbuhan perekonomian juga meningkat.

Dalam sambutannya, Bupati Fathul Huda memberikan apresiasi dan terima kasih atas peran serta semua elemen masyarakat yang mendukung pemkab dalam pengentasan kemiskinan di Bumi Wali.

‘’Ini (Desa Wisata Berbasis Sedekah, Red) adalah program yang sangat baik sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Tuban,’’ tuturnya yang kemudian menyampaikan terima kasih kepada semua elemen yang ikut serta menyusun program Desa Wisata Berbasis Sedekah yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban.

Bupati menegaskan, pengentasan kemiskinan tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Untuk itu, diharapkan peran serta semua elemen masyarakat. Dengan begitu, program-program pengentasan kemiskinan bisa berjalan maksimal dan tepat sasaran.

‘’Inilah yang kita butuhkan (sinergitas pemerintah dan masyarakat, Red) dalam pengentasan kemiskinan,’’ imbuhnya.

Bupati juga berharap, inovasi pengentasan kemiskinan di Guwoterus bisa menjadi contoh bersama untuk masing-masing desa di Tuban. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama penanganan kemiskinan antara Baznas dengan ketua forum CSR, ketua AKD, pendamping desa, Adm Perhutani KPH Tuban, Parengan Jatirogo, dan Kebunharjo. Serta, MoU antara Baznas dan Pemkab Tuban.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
SabunPemutih