Tutup Iklan
glowhite
  
Hashtag UnInstallTraveloka Menjadi Trending Topic Twitter Indonesia

Hashtag UnInstallTraveloka Menjadi Trending Topic Twitter Indonesia

Nur AK
15 Nov 2017
Dibaca : 255x
Ajakan untuk meng-uninstall aplikasi Traveloka yang berseliweran di linimasa Twitter.

Perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring dengan fokus perjalanan domestic di Indonesia, Traveloka, diserbu oleh pada nitizen. Penyerbuan ini bukan karena ada promo tiket atau hotel. Melainkan, ajakan untuk meng-uninstall aplikasi Traveloka yang berseliweran di linimasa Twitter.

Rupanya, hal itu dipicu oleh aksi walk out pianis Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato. Aksi walk out terjadi dalam acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius pada Sabtu (11/11), di Hall D JIExpo Kemayoran. Ananda berdiri dari kursi VIP-nya dan walk out saat Anies memberikan sambutan. Aksinya diikuti sejumlah alumni lainnya.

Berdasarkan informasi yang beredar di linimasa, hadir salah satu pendiri sekaligus CTO Traveloka Derianto Kusuma menyalami dan memberikan ucapan selamat ke Ananda setelah aksi walk out dan pidato Anies, yang dianggap sebagai dukungan terhadap aksi Ananda.

Entah siapa yang memulai, informasi ini kemudian memancing sebagian netizen untuk melakukan aksi boikot Traveloka. Hashtag #BoikotTraveloka menjadi salah satu trending topic Twitter Indonesia.

Derianto dan Ananda adalah dua dari lima alumni Kolese Kanisius berprestasi yang menerima penghargaan di acara ini. Selain keduanya, ada Romo Magnis Suseno (tokoh Jesuit), Irwan Ismaun Soenggono (tokoh pembina Pramuka) dan Dr. Boenjamin Setiawan (pendiri Kalbe Farma).

PR Manager Traveloka Busyra Oryza membenarkan bahwa pendiri sekaligus CTO Traveloka Derianto Kusuma adalah salah satu penerima penghargaan di acara tersebut. Katanya Derianto berhalangan hadir. Namun beberapa jejak digital memperlihatkan sebuah foto bahwa pendiri Derianto sempat memberikan ucapan selamat kepada Ananda usai melakukan aksi kekanak kanakan yang dilakukan oleh Ananda Sukarlan.

"Sebenarnya Pak Deri tidak hadir. Beliau sedang melakukan perjalanan dinas di hari itu. Jadi kalau dibilang ada pak Deri di sana dan disebut memberikan dukungan (kepada Ananda), beliau tidak ada di situ," jelas Busyra.

Selain itu, juga ada hashtag #UnInstalTraveloka. Di antara netizen ada juga yang membela dan menilai aksi boikot Traveloka tidak akan berdampak apapun terhadap aplikasi pemesanan hotel dan tiket perjalanan tersebut. Malahan bisa jadi suatu saat orang-orang menginstal kembali Traveloka ketika ada promo tiket pesawat dan hotel yang menggiurkan.

 “Hak bosnya @traveloka utk walkout ketika gubernur DKI berpidato. Juga hak publik utk #UninstallTraveloka ketika tak puas melihat sikap bos @traveloka.” @dimasprakbar

“Setelah #UninstallTraveloka selanjutnya mari kita dukung Traveloka WO dari Google AppStore.” @EkowBoy

 “Pdhl, gue ada diskon tuh utk hotel / pesawat. Tp gpplah, berkorban demi #UnInstallTraveloka.” @IndraJPiliang

“Saya pengguna rutin Traveloka khususnya utk tiket pesawat domestik. Tapi kl bosnya tidak bisa menjiwai Pancasila, tidak bisa toleran dan demokratis, sy harus #uninstallTraveloka. #traveloka jgn dibawa ke politik, rugi kalian.” @herrycahyadi

Sementara itu, beberapa aplikasi untuk melakukan pemesanan tiket yang dulunya dikuasai oleh Traveloka, kini mulai menurun dan disaingi oleh sebuah aplikasi bernama www.airyrooms.com, serta sebuah aplikasi lainnya www.tiket.com mulai naik menyalip traveloka.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
powerman