Hati-hati! Atur Pola Makan Makanan Ini untuk Hindari Bau Badan

Hati-hati! Atur Pola Makan Makanan Ini untuk Hindari Bau Badan

Nur AK
13 Feb 2018
Dibaca : 265x
George Preti mengatakan, bau badan dapat dipicu oleh stress, permasalahan kesehatan tertentu, hingga pilihan jenis makanan.

Bau badan terkadang memang manjadi masalah bagi penampilan kita. Pasalnya, hal itu akan menurunkan rasa percaya diri kita ketika berinteraksi dengan orang lain. Masalah itu nampaknya terus menghinggapi meski segala upaya telah dilakukan untuk membuat aroma tubuh menjadi segar.

Pakar kimia organik yang juga mempelajari bau badan di Monell Chemical Senses Center, George Preti mengatakan, bau badan dapat dipicu oleh stress, permasalahan kesehatan tertentu, hingga pilihan jenis makanan.

Sementara itu, para pakar hingga kini juga masih meneliti apakah diet juga berpengaruh terhadap bau badan. Ia menjelaskan, tubuh manusia memiliki dua tipe kelenjar keringat yaitu kelenjar eccrine dan apocrine. Kelenjar eccrine memproduksi keringat tanpa bau yang akan keluar dari tubuh, terutama setelah berolahraga berat. Sementara, kelenjar apocrine berada di ketiak dan selangkangan, di mana substansi minyak diproduksi, dan akan menimbulkan bau badan yang spesifik.

Kemudian, dari hasil penelitian tersebut, fakta menunjukkan bahwa tubuh kita memproduksi dua bau badan natural yang baunya seperti bawang atau jintan pedas. Bau badan itu dipengaruhi makanan yang kita konsumsi, termasuk diet yang kita lakukan.

Apa saja makanan yang bisa mempengaruhi bau badan? Simak ulasan berikut yang dilansir di lifestyle.kompas.com:

1. Brokoli, kubis, dan kembang kol

Dermatokogi di McLean Dermatology and Skin Care Center, Lily Talakoub mengatakan, bau badan bisa disebabkan oleh makanan yang mengandung sulfur, seperti brokoli, kubis dan kembang kol. Hal itu tergantung apakah Anda memakannya mentah atau dimasak.

Makanan inilah yang menyebabkan munculnya bau seperti telur busuk. Namun, bukan berarti Anda harus menghindari semua sayur-sayuran yang mengandung sulfur, karena makanan ini pun memiliki kandungan "hebat" untuk melawan penyakit. Jika Anda sering mengonsumsinya, hal ini jelas akan berdampak pada bau badan. Cobalah mengimbanginya dengan mengonsumsi sayuran lainnya dan buah yang tidak mengandung banyak kandungan sulfur. Seperti labu, ubi, terong, jeruk, hingga buah persik.

2. Bawang merah dan putih

Segala jenis makanan yang membuat bau nafas terganggu, juga kurang baik untuk bau badan. Contohnya, bawang merah dan putih. Preti mengatakan, hampir sebagian besar bau badan seseorang dipancarkan lewat mulut.  Kopi dan ikan kalengan juga bisa menimbulkan masalah yang sama. Untuk menghindarinya, rajinlah sikat gigi dan minum banyak air, setelah mengkonsumsi makanan tersebut.

3. Ikan

Penyakit metabolisme trimethylaminuria atau TMAU bisa membuat bau badanmu seperti ikan busuk. Hal ini akan diperparah dengan mengkonsumsi makanan seperti telur, ikan, bahkan beberapa jenis sayuran. TMAU akan diproduksi dalam usus.

Menurut data National Centerfor Biotechnology Information, bau tersebut akan keluar lewat urin, nafas, keringat, dan air mani. Mereka yang mengalami TMAU juga berupaya untuk menghancurkan cholin (nutrisi pada kuning telur), letichin (asam lemak), dan trimethylamine N-oxide (yang ditemukan pada makanan laut).

Kondisi ini jarang terjadi, namun National Institutesof Health (NIH) menemukan 118 orang dari total 353 objek studi, yang positif mengalami TMAU. Tidak ada obat spesifik untuk ini sehingga kita harus meminimalisasi konsumsi makanan yang kaya trimethylamine-rich serta menggunakan sabun yang spesifik.

4. Daging

Hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal Chemical Senses, mengumpulkan satu kelompok laki-laki yang memakan daging dua kali sehari, sementara kelompok lainnya memakan daging hanya satu kali. Mereka disuruh memakai bantalan di ketiak. Dalam 24 jam eksperimen, bantalan tersebut dikumpulkan. Peneliti kemudian meminta 30 perempuan menilai bau badan tersebut dari segi intensitas, maskulinitas, dan ketertarikan seksual. 

Hasilnya adalah mereka yang tidak makan daging memiliki bau yang lebih menarik. Ini bukan berarti daging merah berdampak khusus terhadap bau ketiak. Sebab hanya 17 laki-laki yang dilibatkan. Tapi, ada hal yang bisa dikaitkan. 

Para peneliti berasumsi, kandungan lemak pada daging merah bisa bercampur dengan zat kimiawi yang diproduksi di kelenjar keringat. Karena bakteri di kulit mengonsumsi asam lemak tersebut, maka mereka akan menimbulkan bau pada ketiak.

5. Alkohol

Sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of Dental Research, menunjukkan bahwa mengkonsumsi alkohol dalam kadar berlebih, bisa memberikan bau mulut yang kurang sedap.

Mereka meneliti bau nafas dari 90 orang dewasa. Kemudian, para peneliti menemukan fakta bahwa mereka yang secara rutin mengkonsumsi alkohol memiliki tipe bau nafas yang unik. Ini bisa jadi karena alkohol yang mereka minum atau reaksi hati dengan zat kimia lainnya untuk memproduksi “odorous byproducts,” seperti acetaldehyde, cairan dengan bau menyengat.

Alkohol juga bisa membuat mulut kering, yang mana bisa juga membawa masalah. Padahal, air liur bisa membilas sel-sel mati yang terbangun di dalam mulut. Saat sel-sel mati tersebut bertahan di mulut, maka mereka akan mulai membusuk dan memberikan nafas yang bau.

Sangat logis bukan jika bau badan disebabkan oleh beberapa makanan di atas?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved