Tutup Iklan
Tryout.id
  
Jakarta Duduki Peringkat ke-17 Kota Termacet Sedunia

Jakarta Duduki Peringkat ke-17 Kota Termacet Sedunia

Nur AK
20 Feb 2018
Dibaca : 219x
Tak hanya waktu saja, kemacetan juga menimbulkan kerugian dalam hal materiil (uang).

Baru-baru ini, Lembaga pemantau transportasi dunia, Inrix, merilis daftar kota paling macet sedunia berdasarkan statistik 2017. Kemacetan kian menjadi masalah di seluruh dunia, yang menyebabkan para pengendara bisa saja menghabiskan waktu hingga 100 jam per tahun hanya untuk terjebak dalam kepadatan lalu lintas.

Secara keseluruhan para pengendara menghabiskan 50 persen dari waktu mereka di balik kemudi di tengah kemacetan. Tak hanya waktu saja, kemacetan juga menimbulkan kerugian dalam hal materiil (uang).

Dilansir dari laman Business Insider, dari 1.360 kota yang disurvei Inrix, kota yang dinilai paling macet di muka bumi untuk dua tahun berturut-turut jatuh pada Los Angeles, Amerika Serikat. Menurut USA Today, kemacetan di Amerika Serikat menghabiskan uang senilai USD 300 miliar tahun lalu.

Sementara itu, di Indonesia jatuh pada kota Jakarta yang menempati urutan ke-17 dengan pengendara yang menghabiskan waktu 63 jam per tahun di tengah kemacetan atau sekitar 20 persen dari seluruh waktu mengemudi mereka. Tahun sebelumnya (2016) Jakarta menempati peringkat 22.

Berikut ini daftar 20 besar kota termacet di dunia versi Inrix:

  1. Los Angeles, Amerika Serikat
  2. Moscow, Rusia
  3. New York, Amerika Serikat
  4. Sao Paolo, Brasil
  5. San Fransisco, Amerika Serikat
  6. Bogota, Kolombia
  7. London, Inggris
  8. Maginitogorsk, Rusia
  9. Yurga, Rusia
  10. Atlanta, Amerika Serikat
  11. Aerodromnyy, Rusia
  12. Paris, Prancis
  13. Caracas, Venezuela
  14. Miami, Amerika Serikat
  15. Kansk, Rusia
  16. Bangkok, Thailand
  17. Jakarta, Indonesia
  18. Washington, Amerika Serikat
  19. Boston, Amerika Serikat
  20. Istanbul, Turki

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
hijab