Tutup Iklan
Tryout.id
  
Jokowi Dukung Menterinya Airlangga Hartarto Maju jadi Ketum Golkar

Jokowi Dukung Menterinya Airlangga Hartarto Maju jadi Ketum Golkar

Admin
28 Nov 2017
Dibaca : 201x
Kalau Jadi Ketum Golkar harus Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Lampuhijau.com - Koordinator bidang Perekonomian DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan siap maju sebagai  calon ketua umum DPP Partai Golkar. Bahkan, salah satu komitmennya jika terpilih nanti, yakni kembali mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden.

"Saya siap (maju) karena didukung internal dan eksternal. Komitmen saya, Golkar tetap akan mengusung Jokowi sebagai capres di pemilu 2019 nanti. hal itu tidak akan berubah," kata Airlangga, Senin (27/11).

 Menurutnya, kesiapannya itu didasari atas adanya desakan dari sejumlah pimpinan DPD I dan II Partai Golkar agar dirinya ikut dalam pencalonan ketum tersebut.

"Dengan adanya aspirasi dari daerah-daerah, maka saya siap," kata Airlangga.

Pria yang saat ini menjabat Menteri Perindustrian itu menyatakan, dirinya optimis dalam mengikuti kontestasi sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Terlebih sudah mengantongi izin dari Presiden Jokowi. "Saya minta izin (kepada Presiden, red) dibolehkan untuk ikut, karena saya kan sekarang pembantu beliau, jadi saya minta izin," ungkapnya.

Airlangga yang pernah menjadi pesaing Setya Novanto dalam Munaslub 2016 juga mengaku, sudah mendapat dukungan dari para elit serta DPD I partai berlambang pohon beringin dan sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Kadin.

"Ya, kalau itu saya berterima kasih kepada teman-teman di baik di internal Partai Golkar dan ekternal khususnya Kadin yang mendukung saya ikut dalam kontestasi dan menjadi ketum di Partai Golkar," ucapnya.

Dia juga meyakini, bisa memperbaiki elektabilitas Partai Golkar yang terus menurun. Dirinya berjanji akan menaikkan lagi elektabilitas partai seperti semula bahkan akan lebih ditingkatkan lagi. Merosotnya elektabilitas Golkar menjadi bahan introspeksi bagi partai.

Disinggung apa jurus jitu agar janjinya itu terealisasi? Airlangga enggan mengungkapkannya. Dia hanya berujar bila hal itu akan akan dipaparkan setelah menjadi Ketua Umum Golkar. "Untuk Golkar kembali ke posisi semula, nanti kalau sudah menjadi ketum," kilahnya. 

Menurut Airlangga, dirinya masih punya waktu untuk memperbaiki elektabilitas Partai Golkar, mengingat pemilihan legislatif akan dilaksanakan pada 2019. "Kita masih punya waktu, pemilu kan masih nanti di 2019," tuturnya.

Dukungan terhadap Airlangga pun semakin banyak. Sejumlah elit partai dan pimpinan wilayah mulai juga menyuarakan aspirasinya.

Ketua DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, Airlangga Hartarto merupakan sosok yang tepat dan paling siap untuk memimpin Golkar jika munaslub digelar. Menurut dia, untuk membawa amanat kepemimpinan Partai Golkar ke depan, diperlukan figur yang dapat mengemban visi partai. 

Agus mengatakan, jika Munaslub digelar, amanat tersebut tepat diberikan kepada Koordinator Bidang Perekonomian DPP Golkar Airlangga Hartarto. 

"Saya yakin, apabila Munaslub digelar, tokoh partai seperti Airlangga Hartarto yang dapat menyelamatkan Partai Golkar dari salah arah dalam berpolitik selama 7 tahun terakhir ini," kata dia, dalam keterangan tertulis.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG) bidang Pengawasan Pembangunan Melchias Markus Mekeng menambahkan, dukungan terhadap Airlangga begitu besar, baik dari Internal maupun eksternal.

"Dari kiri-kanan, atas-bawah, dukungan ke pak AH sudah sangat besar. Pak AH punya punya kemampuan dan pengalaman. Dia sangat tepat pimpin Golkar," ujar Mekeng.

Sebelumnya, pernyataan bahwa Presiden Jokowi turut mendukung Airlangga maju menjadi ketua umum Partai Golkar juga diutarakan oleh Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

"Airlangga Hartarto kemarin sudah bertemu presiden. Berdasarkan pembicaraan saya melalui telepon dengan Pak Pratikno menyatakan, bahwa presiden mendukung penuh Pak Airlangga Hartarto untuk maju di Munaslub," ucap Dedi kepada wartawan.

Tak hanya di internal, dukungan dari eksternal juga datang dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Dalam acara Pembukaan acara Focus Gruop Discussion (FGD) di Hotel Borobudur, Senin (27/11), berubah layaknya rapat partai.

Saat memberikan sambutan FGD dengan tema "Membangun Industri Nasional Berkelanjutan", Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani, seperti berkampanye. "Mari kita doakan pak Airlangga  sebagai Ketua Umum Golkar," ujarnya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JusKulitManggis