Kampanye Kedua, Gus Ipul Ingin Jadikan Nelayan atau Anak Nelayan Pengusaha

Kampanye Kedua, Gus Ipul Ingin Jadikan Nelayan atau Anak Nelayan Pengusaha

Nur AK
16 Feb 2018
Dibaca : 504x
Selama ini, Gus Ipul tidak menyadari kalau persoalan yang dihadapi masyarakat pinggir laut sangat kompleks.

Selain Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang melakukan kampanye di kampung nelayan Desa Kandang Semangkan Barok, Kecamatan Karang Asem, Kabupaten Lamongan. Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di hari kedua kampanye juga melakukan blusukan ke kampung nelayan di Gresik.

Maksud dari Gus Ipul berkunjung ke kampung nelayan adalah ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat dan ingin memberikan solusi terbaik, sehingga program yang akan diusung benar-benar tepat sasaran. Gus Ipul menganggap, para nelayan adalah saudara yang harus didengarkan keinginan, masalah, dan akhirnya mencari solusi untuk perjalanan kehidupan para nelayan.

Selama ini, Gus Ipul tidak menyadari kalau persoalan yang dihadapi masyarakat pinggir laut sangat kompleks. Mulai dari persaingan pengambilan ikan antara nelayan modern dengan nelayan tradisional, kemudian alur selat madura, limbah perusahaan, hingga pendangkalan muara laut.

Berangkat dari berbagai masalah itu, Gus Ipul ingin memberikan solusi dengan kebijakan-kebijakan yang akan diterapkan ke depan. Karena menurutnya, semua yang dilihat di lapangan menjadi acuan untuk menyempurnakan program-program yang telah dikeluarkan, termasuk 33 janji kerja yang harus ditepati.

Untuk mewujudkannya ada tiga strategi yang harus difokuskan dan diakselerasi, yang bisa membuat Jatim berubah secara total, yakni menjadikan SDM (Sumber Daya Manusia) sebagai titik tumpu, gotong royong dan inovasi sebagai jalan, kemudian rakyat kecil dan komunitas menjadi penggerak utama.

Dari berbagai program tersebut, di antaranya Dik Dilan (Pendidikan Digratiskan Berkelanjutan), Satria Madura (Satu Trilun untuk Madura), Desa Cemara (Desa Cerdas Maju Sejahtera) Tebar Jala (Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan), dan Madin Plus Berkelanjutan.

Strategi-strategi tersebut membuat Gus Ipul memiliki keyakinan jika warga nelayan bisa meningkat taraf hidupnya, dengan menjadikan nelayan atau anak nelayan menjadi pengusaha. Pengusaha yang dimaksud di sini adalah bagaimana bisa memanfaatkan kearifan lokal untuk peningkatan kesejahteraan. Misalnya, memanfaatkan ikan sebagai bagian dari produk yang akan dikeluarkan.

Dari niat dan usaha keras tersebut, tentu nantinya pemerintah akan mengucurkan anggaran sebagai wujud menciptakan pengusaha-pengusaha lokal yang kreatif dan inovatif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved