Kehidupan Kontroversial Juri D'Academy yang Berhijab Mirip Wig

Kehidupan Kontroversial Juri D'Academy yang Berhijab Mirip Wig

Nur AK
22 Jan 2018
Dibaca : 1104x
Tak hanya mendapat pujian atas gaya hijabnya yang selalu tampil berbeda di setiap panggung, Iyeth juga banyak mendapat kritikan.

Selebritis memang selalu mengundang citra penampilannya di layar televise hingga media sosial. Dalam hal ini, tak lain yang akan menjadi perbinjangan adalah gaya hijab unik yang sangat melekat pada sosok Iyeth Bustami. Gara-gara gaya hijabnya yang nyeleneh nama Iyeth tak pernah sepi diperbincangkan warganet.

Tak hanya mendapat pujian atas gaya hijabnya yang selalu tampil berbeda di setiap panggung, Iyeth juga banyak mendapat kritikan. Tapi ada juga para pedagang hijab yang terinpirasi dari juri Dangdut Academy tersebut.

Apabila Anda penasaran dengan gaya hijab Iyeth Bustami, simak foto-foto yang dilansir dari Instagram @iyethbustami24. Hijabnya nampak menyerupai wig berwarna-warni, yang membuat penampilannya terlihat sangat mencolok dan berbeda dengan juri-juri lainnya. Serta berbeda dengan masyarakat yang pada umumnya mengenakan hijab.

Dengan hijabnya yang unik, penyanyi pop melayu berkebangsaan Indonesia itu melengkapi penampilannya dengan mengenakan gaun-gaun yang membuatnya terlihat bak barbie berhijab. Wajahnya pun seakan awet muda, sehingga tetap membuatnya mempesona. Istri dari Eka Sapta itu tetap berusaha untuk membuat penampilannya tertutup rapat. Selain mengenakan long dress dan manset, tak ketinggalan inner ninja selalu dipakainya untuk menutup leher.

Sosok Iyeth yang kontrofersial tersebut pernah menjadi Penyanyi Wanita Terbaik Versi Anugerah Dangdut TPI 2003. Nama Iyeth semakin terkenal sejak menyanyikan lagu Laksmana Raja di Laut pada tahun 2004, di album Zapin-Dut: Laksmana Raja di Laut.

Dilansir dari Wikipedia, meskipun lagu Laksmana Raja di Laut adalah lagu yang paling berjasa mempopulerkan namanya. Namun ternyata lagu ini juga menimbulkan kontroversi berkepanjangan antara Iyeth dengan musisi Riau yang mengklaim sebagai pencipta lagu tersebut, Nurham Yahya, pada tahun 2005.

Pada sampul album, nama pencipta lagu hanya tertulis sebagai NN, dengan kata lain tidak mencantumkan nama Nurham Yahya. Wanita yang memiliki nama lahir Sri Barat berdalih bahwa hal itu dikarenakan lagu tersebut adalah milik masyarakat Melayu. Awalnya Iyeth dikabarkan meminjam contoh rekaman lagu Laksmana Raja di Laut dari seorang teman seniman yang juga asal Bengkalis, namun Iyeth kemudian merekam lagu itu dan akhirnya meledak di pasaran.

Perselisihan tersebut berujung ke pengadilan. Wanita cantik kelahiran Bengkalis itu menggugat Nurham Yahya yang mengaku pencipta lagu Laksmana Raja Di Laut, lalu pengadilan memutuskan bahwa lagu tersebut mirip dengan lagu Nostalgia Aidil Fitri yang diciptakan oleh Pak Ngah (seniman Malaysia).

Rupanya, tak hanya menjelajahi dunia musik. Iyeth juga pernah menjadi calon anggota legislatif untuk Dewan Perwakilan Rakyat pusat dari Partai Kebangkitan Bangsa daerah pemilihan Riau I: Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Rokan Hilir.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved