Tutup Iklan
hijab
  
Kenali Tanda-tanda kalau Kita termasuk 'Pegawai Kesayangan Bos'

Kenali Tanda-tanda kalau Kita termasuk 'Pegawai Kesayangan Bos'

Nur AK
24 Jan 2018
Dibaca : 225x
Salah satunya adalah memberi peringatan.

Kesuksesan dalam bekerja tak hanya kita rasakan dari banyaknya materiil yang kita dapatkan saja. Melainkan, sikap atas kepada kita juga mempengaruhi kinerja yang telah kita lakukan.

Ada beberapa pegawai yang merasa biasa-biasa saja saat melakukan komunikasi dengan atasannya, namun ada juga yang merasa dipuji berkat kinerjanya yang memuaskan atasannya dan memberikan dampak positif terhadap perusahaan.

Nah, LampuHijau memberikan tips mengenai beberapa tanda yang bisa kita cermati seperti apakah perlakuan atasan bila ia terkesan dengan kinerja kita. Dilansir dari Lifestyle.kompas.com, berikut tanda-tanda yang dimaksud:

1. Memberi peringatan

Suzanne Bates, CEO Bates Communications dan penulis All the Leader You Can Be, mengatakan, memang sulit untuk mengetahui apakah atasan menyukai kita atau tidak. Namun, seorang atasan yang melihat kita sebagai orang yang menjanjikan dapat memberikan kita banyak umpan balik, tidak semuanya positif. Beberapa di antaranya mungkin adalah peringatan, masukan, justru karena ia melihat kita sebagai seseorang yang dapat mengatasi beban tugas, dan siap untuk lebih bertanggung jawab.

2. Meminta masukan

Bruce Tulgan, pendiri Rainmaker Thinking dan penulis It's Okay to Manage Your Boss, mengatakan, bos sering meminta saran kepada karyawan yang mereka sukai dan percaya. Jika atasan sering meminta masukan kepada kita secara pribadi atau dalam pertemuan kelompok, dan menyisakan banyak waktu untuk mengajak bicara, lalu merespons dengan baik apa yang kita katakana, hal tersebut adalah tanda yang baik.

3. Tak selalu memberi pujian

Kita mungkin berpikir bahwa seorang pemimpin akan selalu memuji karyawan yang disukai. Namun, Bates mencatat bahwa hal ini tidak selalu terjadi. Bos mengira kita sudah tahu bahwa reputasi kita sudah baik, mereka hanya tidak ingin menunjukannya. Atau bahkan ia lupa karena terlalu banyak prestasi yang sudah kita lakukan. Dalam kondisi semacam ini, Bates merekomendasikan agar kita meminta atasan memberi umpan balik dan menjelaskan bagaimana kinerja kita.

Senada dengan Bates, Tulgan juga mengatakan, karyawan memang seharusnya berinisiatif untuk meminta umpan balik pada pimpinannya. Kita harus selalu memastikan bahwa kita mendapatkan ekspektasi yang jelas, dan kita harus memantau kinerja kita setiap saat. Setelah mendapatkan umpan balik dari kinerja kita, Tulgan menyarankan agar kita mempertahankan atau malah memingkatkan kinerja baik.

4. Memberi lebih banyak tanggung jawab

Atasan sering kali memberi kepercayaan lebih kepada mereka yang dianggap paling berbakat. Kita mungkin tidak akan mendapatkan lencana bintang emas, tapi kita akan bertanggung jawab atas proyek penting. Bahkan, kita juga bertanggung jawab atas kinerja rekan kerja lain. Ini merupakan bentuk kepercayaan yang baik.

5. Menghargai lebih

Ketika teman-teman kerja kita berjuang untuk memperbaiki kinerja, atasan kita malah meminta rekan kerja yang lain untuk menemui kita, demi mendapatkan contoh yang bagus. Tulgan mengungkapkan, Jika atasan menyuruh orang lain menemui kita untuk mendapatkan panduan atau instruksi atau contoh kerja bagus, ini pertanda baik.

6. Sering 'memeriksa' kehidupan

Tulgan mencatat bahwa bos akan selalu berusaha untuk 'memeriksa' pekerja yang ia sukai. Ia akan bertanya tentang apa yang membuat kita bahagia, apakah kita berencana untuk pergi, dan bagaimana caranya agar perusahaan membuat kita betah. Ingat, bos itu tidak sedang menginterogasi. Ia hanya memikirkan bagaimana caranya agar kita betah bekerja di perusahaan yang dia pimpin. Itu bagus.

7. Meminta untuk mengajari rekan kerja lain

Jika atasan kita terus-menerus meminta untuk menjelaskan hal-hal seputar pekerjaan untuk pegawai baru, mungkin ini akan terasa seperti menambah tugas. Tapi, atasan kita mungkin juga sangat terkesan dengan kemampuan kita, sehingga dia menginginkan kita membagikan ilmu. Alih-alih melihat permintaan ini sebagai pekerjaan ekstra sibuk, gunakan ini sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan kepemimpinan dan menunjukkan keahlian di kantor.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda sudah merasakan hal tersebut hadir dalam hidup Anda ketika sedang bekerja?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
glowhite