Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
Kenapa Golongan Darah B Tergolong Langka?

Kenapa Golongan Darah B Tergolong Langka?

Nur AK
23 Jan 2018
Dibaca : 4575x
Dilansir dari hellosehat.com, golongan darah AB mewarisi gen A dari satu orang tua dan gen B dari pihak yang lain.

Golongan darah AB merupakan golongan darah yang sangat jarang ditemukan dalam masyarakat. Jika Anda termasuk yang bergolongan darah AB, maka Anda adalah seseorang yang unik.

Perlu diketahui, pada permukaan sel darah merah terdapat protein yang berikatan dengan karbohidrat. Ikatan inilah yang digunakan untuk mengidentifikasi golongan darah, yang disebut sebagai antigen.

Antigen tersebut dikelompokkan ke dalam delapan tipe darah dasar, yaitu A, B, AB, dan O yang masing-masing bisa positif atau negatif. Golongan darah A hanya memiliki antigen A pada sel darah merah (dan antibodi B dalam plasma; Golongan darah B hanya memiliki antigen B pada sel darah merah (dan antibodi A dalam plasma); Golongan darah AB memiliki antigen A dan B pada sel darah merah (tetapi antibodi A maupun B tidak di dalam plasma); dan Golongan darah O tidak memiliki antigen A dan B pada sel darah merah (tetapi antibodi A dan B ada di dalam plasma).

Selain antigen A dan B, ada juga antigen ketiga yang disebut dengan faktor Rh (rhesus) yang dapat berupa present (+) atau absent (-). Bila darah Anda termasuk positif, artinya golongan darah Anda mengandung antigen resus D atau jika negatif maka tidak memiliki antigen itu.

Dilansir dari Medical Daily, penelitian yang dilakukan oleh Stanford School of Medicine menunjukkan proporsi golongan darah di masyarakat sebagai berikut: O positif: 37,4 %; O negatif: 6,6 %; A positif: 35,7 %, A negatif: 6,3 %; B positif: 8,5 %; B negatif: 1,5 %; AB positif: 3,4 %; AB negatif: 0,6 %.

Meskipun masih merupakan persentase kasar, terlihat jelas bahwa golongan darah AB termasuk langka dan sangat jarang di masyarakat. Namun, hasil ini juga tergantung pada latar belakang etnis dan wilayah negara, misalnya saja golongan darah B lebih banyak ditemukan pada orang Asia, sementara golongan darah O banyak ditemukan di Amerika Latin.

Dilansir dari hellosehat.com, golongan darah AB mewarisi gen A dari satu orang tua dan gen B dari pihak yang lain. Namun, untuk menghasilkan golongan darah AB ini termasuk cukup sulit. Sebab, berdasarkan jumlah orang yang memiliki golongan darah A dan B termasuk sedikit sehingga kemungkinan untuk menghasilkan kombinasi ini termasuk rendah.

Meskipun tergolong langka, golongan darah AB ternyata memiliki satu keuntungan besar yang tidak dimiliki golongan darah lainnya. Orang dengan tipe golongan darah AB positif bisa menerima semua golongan darah. Ini sebabnya golongan darah AB disebut dengan penerima universal. Sedangkan pemberi atau donor universal merupakan keuntungan dari orang dengan tipe golongan darah O.

Bagi Anda yang belum mengetahui jenis golongan darah Anda, segera cek di klinik kesehatan atau puskesmas terdekat ya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
powerman