Tutup Iklan
hijab
  
Ketika Tidak Bersemangat Melanda...

Ketika Tidak Bersemangat Melanda...

dika mustika
4 Apr 2018
Dibaca : 200x
Semangat bisa naik turun, kadang kita bisa sangat bersemangat, namun bisa juga merasa seakan tak ada semangat dalam menjalani aktifitas.

Pernahkah kau merasa tak bersemangat dalam melakukan aktifitasmu? Seakan hanya raga yang (masih) tergerak untuk melakukan rutinitasmu. Bagai tak ada ‘hati’ atau semangat untuk menggerakkan dirimu dengan utuh dalam hari-harimu. Raga masih tergerak namun seakan tak ada jiwa di dalamnya. Jika kamu pernah merasakan yang seperti itu, segera...segera carilah penyebabnya. Jangan biarkan hal tersebut terjadi berulang atau bahkan berlangsung terus menerus. Ketika fisik yang sehat tidak disupport oleh jiwa yang sehat pula, maka bisa jadi kondisi yang terbentuk adalah kurang lebih seperti gejala-gejala di atas.

Salah satu deteksi mandiri yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba berdialog dengan diri. Ya, coba diamlah sejenak, lalu identifikasi penyebabnya. Adakah yang membuatmu kecewa? Adalah yang membuatmu marah? Adakah yang membuatmu cemas? Adakah yang membuatmu sedih? Adakah yang membuatmu kesal? Coba telusuri satu persatu, emosi mana yang sedang kau rasakan. Selanjutnya telusuri kembali apa yang menjadi akarnya. Misal, aku merasa kesal karena aku lagi-lagi gagal untuk mendapatkan tender dengan perusahaan X dan ini sudah kali kesekian terjadi. Kita bisa mengakui suatu emosi, misal jika merasa kesal akui dan nyatakan pada diri bahwa aku sedang merasa kesal. Setelah itu cobalah ingat ke belakang, usaha apa yang bisa diperbaiki jika kamu mengalami hal yang kurang lebih sama kelak.

Jika kamu memang sudah mengerahkan segala daya upaya untuk melakukan hal tersebut, langkah selanjutnya adalah dengan yakin padaNya, yakin pada Allah. Minta ridhonya sekaligus menyerahkan hasil dari segala upayamu pada-Nya. Mengapa? Karena kekuatan terbesar yang membuat jiwa ragamu mampu kau gerakkan adalah atas ridho-Nya, semangat tidaknya kamu dalam menjalani hidup adalah atas kuasa-Nya. Jika kamu merasa seakan ada yang ‘tidak beres’ , saatnya kamu berdialog dengan –Nya, saatnya tautkan hati atas kuasa-Nya. Lepaskan dulu logika setelah kamu melakukan usaha ‘duniawi-mu’ dan serahkan hasil, pada-Nya.

Dialog dengan diri, dialog dengan Allah, selanjutnya yang bisa kamu lakukan juga adalah beri ragamu kesibukan. Kesibukan fisik, akan ‘mengingatkan’ ragamu akan apa yang menjadi tugasnya, yakni melakukan aktifitas fisik. Ada berbagai pilihan aktifitas yang bisa dilakukan, misalnya berolahraga (dengan berbagai ragamnya), bisa juga dengan mengerjakan berbagai pekerjaan rumah  (juga dengan berbagai ragamnya), atau bepergian barang sejenak. Intinya biarkan ragamu merasakan fitrahnya untuk bergerak.

Jika pilihan kegiatan di atas masih juga belum membantumu, kamu bisa kemudian berkonsultasi dengan pihak yang memang kompeten. Bisa awalnya dengan hanya curhat saja dengan orang yang kamu percayai atau dengan kamu mengunjungi psikolog.

Semoga selanjutnya kamu bisa lebih ‘utuh’ dan ‘hidup’ dalam menjalani hari-harimu ya!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
hijab