Kisah Pak Ahok yang Mengejutkan, Siswa Kirim Surat Kepadanya di Rutan

Kisah Pak Ahok yang Mengejutkan, Siswa Kirim Surat Kepadanya di Rutan

Nur AK
30 Des 2017
Dibaca : 288x
Rupanya, pria yang akrab disapa Ahok itu menanggapi suratnya dengan janji memberikan bantuan melalui staf pribadinya, Natanael Ompusunggu.

Sabtu (30/12/2017), seorang siswi mengirimkan surat untuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang ditahan di Mako Brimob, Depok. Siswi tersebut baru saja lulus dari salah satu SMA di Lamongan, Jawa Timur. Sebelumnya sepertinya ia bercerita soal ijazahnya yang tertahan karena belum melunasi tunggakan-tunggakan uang sekolah.

Rupanya, pria yang akrab disapa Ahok itu menanggapi suratnya dengan janji memberikan bantuan melalui staf pribadinya, Natanael Ompusunggu. Siswi tersebut benar-benar menghubungi Nael (sapaan Natanael). Nael pun baru percaya setelah siswi tersebut menunjukkan surat balasan dari Ahok yang memang mencantumkan nomornya. Nael langsung menyuruh siswa itu untuk menghubungi pihak sekolah dan meminta rincian tagihannya.

"Anak itu mungkin lihat di medsos soal Pak Ahok banyak bantu siswa tidak mampu untuk penebusan ijazah. Ia coba tulis surat ke Mako Brimob, ditanggepin sama Bapak. Pak Ahok balas surat anak itu dan disuruh hubungi saya, saya yang akan bantu urus ijazahnya," ucap Natanael.

Awalnya, kepala sekolah sempat tidak percaya bahwa siswi tersebut akan dibantu oleh Ahok. Sampai akhirnya, kepala sekolah itu menghubungi Nael.

"Saya bilang ke kepseknya 'Oh benar saya mau bayar, mana nomor rekeningnya? Saya minta rinciannya deh Pak, mana rinciannya biar difoto sama si anak buat bukti saya juga ke Pak Ahok'," tutur Nael.

Si kepala sekolah meminta Nael menunggu dan berjanji akan memberikan rincian dan rekening tata usaha sekolah. Namun, satu jam kemudian, siswi itu yang menelepon Nael. Siswi itu membawa kabar bahagia bahwa ijazahnya telah diberikan sebelum Nael melunasi tunggakannya.

"Kira-kira satu jam kemudian saya ditelepon sama ini anak. 'Pak sudah beres Pak, mereka udah kasih'. Ya sudah syukurlah, foto ijazah, cap tiga jari dan videonya ia kirim ke saya," ujar Nael.

Nael tidak tahu mengapa pihak kepala sekolah akhirnya memberikan ijazah itu begitu saja. Padahal, Nael sudah berjanji untuk melunasi tunggakan siswa di Lamongan itu dari hasil penjualan buku. Dalam kejadian ini, Nael merahasiakan nama dan sekolah siswa tersebut.

Menurut Nael, kebiasaan Ahok menebus ijazah anak-anak sekolah bukan hal yang istimewa. Sampai sekarang, beliau masih sering menebus ijazah itu meski Ahok berada di penjara. Namun, biasanya hanya menebus ijazah anak-anak yang bersekolah di Jakarta saja. Kejadian ini di luar kebiasaan karena siswa yang meminta bantuan itu berada di luar Jakarta.

"Pak Ahok masih punya waktu banyak lagi ya. Kalau di Jakarta sih masih oke-lah, tapi ini Lamongan. Kenal juga enggak, sekolahnya Lampongan di mananya juga enggak tahu, terus perintahnya ke saya lagi," ujar Nael.

Beberapa publik yang baru mengetahui kebiasaan Pak Ahok itu sempat kaget. Pasalnya, Pak Ahok merahasian budi baiknya demi pendidikan bangsa Indonesia yang lebih baik.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved