Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
Konflik Iran Versus Israel Tak Sesederhana yang Kita Bayangkan

Konflik Iran Versus Israel Tak Sesederhana yang Kita Bayangkan

Nur AK
13 Feb 2018
Dibaca : 49x
Seiring konflik Suriah yang kian menyusut, pertempuran baru terjadi antara Iran versus Israel.

Dilansir dari the New York Times, Senin (12/2/2018), sejumlah pengamat menilai permusuhan Israel dan iran di Suriah tidak sesederhana yang kita bayangkan. Sejak Sabtu lalu permusuhan antara Israel dengan Iran di Suriah kian memanas.

Waktu itu, Israel mengatakan mereka menembak jatuh pesawat nirawak Iran karena melanggar wilayah udara mereka. Serangan itu dibalas dengan ditembak jatuhnya jet tempur F-16 Israel di perbatasan sebelah utara karena dihujani serangan antipesawat. Kejadian itu adalah pertama kalinya pesawat Israel ditembak jatuh dalam sekian dekade.

Israel kemudian membalas dengan menyasar delapan target Suriah dan empat target Iran di wilayah Suriah. Seperti yang dikatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran dan pasukan Suriah. Dan tak ada yang bisa mengubah pendirian Israel sedikit pun. Pihaknya akan terus membalas segala serangan.

Seiring konflik Suriah yang kian menyusut, pertempuran baru terjadi antara Iran versus Israel. Iran terlihat ingin menempatkan pangkalan militer di Suriah guna mengancam Israel. Namun Israel berusaha mencegah rencana Iran. Hal ini justru membuat kedua pihak tidak ingin mundur dari posisinya.

Israel meyakini sangat penting mencegah Iran, Hizbullah atau milisi Syiah lainnya yang menempatkan roket presisi mereka di berbagai kawasan di Suriah untuk mengancam keamanan Israel. Israel tidak akan membiarkan Iran di Suriah. Sementara Iran juga tidak ingin sia-sia dalam upayanya membantu Assad tetap bertahan.

Israel hanya bisa menghukum Assad karena telah membiarkan Iran mengumpulkan kekuatan di Suriah. Bahkan, Israel yang menghancurkan sejumlah terget di Suriah bisa memicu ketegangan antara Assad dengan Iran.

Namun, di sisi lain, Assad tidak tertarik dengan kehadiran Iran. Tapi ia tidak bisa bilang tidak. Kuncinya adalah jika Assad membayar lebih banyak kemungkinan bisa meminta Iran untuk menghentikan aktivitasnya atau meminta pertolongan Rusia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
belireview