Kronologi Tewasnya Wisatawan Rusia di Tebing Klungkung Bali

Kronologi Tewasnya Wisatawan Rusia di Tebing Klungkung Bali

Nur AK
23 Feb 2018
Dibaca : 416x
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika, menerangkan korban sebelumnya bersama seorang rekannya jalan-jalan menggunakan motor matik.

Seorang remaja putri wisatawan asal Rusia bernama Keren Tatarenko (21), tewas terjatuh dari atas tebing curam sedalam 200 meter di Banjar Karangdawa, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, Kamis (22/2/2018), pukul 13.00 WITA.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika, menerangkan korban sebelumnya bersama seorang rekannya jalan-jalan menggunakan motor matik. Belum diketahui penyebabnya, tiba-tiba motor korban oleng dan terjatuh saat melintasi jalan berkerikil. Sementara motornya masih berada di atas tebing.

Saat itu, Keren Tatarenko dan rekanya, Christina (23) sedang berlibur di Nusa Penida dan mengunjungi tebing Klibun, Banjar Karangdawa, Desa Bunga Mekar. Mereka masing-masing mengendarai sepeda motor.
Menurut kesaksian rekannya, korban terlihat sudah tercebur ke air. Saat itu kondisi di tempat kejadian memang sepi.

"Peristiwa itu terjadi di depan mata rekan korban, Christina. Lalu Christina meminta bantuan ke warga sekitar dan warga melaporkan kejadian ini ke petugas kepolisian," ungkap Kompol Ketut Suastika.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Denpasar), Ketut Gede Ardana menceritakan, bahwa tim langsung meluncur ke lokasi dengan menggunakan Rigid Infatable Boat (RIB).

Menurutnya, pihaknya menerima laporan pada pukul 13.30 WITA, dan langsung dikerahkan 6 personel bertolak dari Toya Pakeh. Anggota Polsek Nusa Penida membagi diri menjadi dua tim. Tim pertama bertugas mencari di daratan dengan menyusuri dasar tebing. Sementara, tim lainnya bersama Basarnas mencari korban di perairan menggunakan boat Basarnas. Pada pukul 14.45 WITA tim sudah mendekat di lokasi terjatuhnya korban.

Basarnas bersama Polsek Nusa Penida melaksanakan penyisiran. Namun, tim SAR gabungan tak langsung bisa menemukan korban.

Setelah penyisiran kurang lebih setengah jam lamanya, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban itu, di posisi berjarak 200 meter dari bibir pantai arah selatan. Petugas Basarnas dan Polsek Nusa Penida menemukan jenazah Keren Tatarenko dalam kondisi mengambang dengan usus terburai. Mereka langsung melakukan evakuasi terhadap tubuh korban menuju Pelabuhan Banjar Nyuh.

RIB bertolak dari Desa Banjar Nyuh dengan 3 personil dari Basarnas Denpasar dan satu orang rekan korban pada pukul 16.50 WITA. Tiba di Pelabuhan Benoa pada pukul 17.45 WITA. Selanjutnya korban dibawa menggunakan mobil jenazah milik BPBD Denpasar ke Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar untuk dilakukan pemeriksaan.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved