Meksiko Peringati Hari Arwah Setiap Akhir Oktober

Meksiko Peringati Hari Arwah Setiap Akhir Oktober

Admin
31 Okt 2017
Dibaca : 780x
banyaknya penduduk yang mati akibat gempa yang sering terjadi di Meksiko city

 

LampuHijau – Setiap tahun masyarakat keturunan Spanyol di seluruh dunia memperingati Dia de la Muertos alias The Day of the Dead alias Hari Arwah pada weekend terakhir Oktober. Puncak peringatan tradisi itu jatuh pada 2 November. Tahun ini masyarakat Meksiko mengkhususkan peringatan tersebut untuk para korban gempa bumi Mexico City.

Pada 19 September sedikitnya 228 penduduk ibu kota Meksiko tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,1 skala Richter (SR). Hari itu sebenarnya getaran hebat selama 20 detik mengakibatkan 370 orang meninggal. Namun, dari total jumlah korban tewas itu, 228 di antaranya merupakan penduduk Mexico City. Sisanya adalah penduduk wilayah lain.

’’Terima kasih, para penolong!’’ seru Guadalupe Perez. Perempuan 56 tahun itu berteriak saat melewati parade patung para arwah pada Sabtu (28/10). Ratusan tengkorak ’’berjejer’’ di belakang reruntuhan, helm tim penyelamat, dan juga kapak. Di dekat patung-patung arwah tim penyelamat itu, puluhan warga dalam balutan kostum warna-warni menari. Mereka merayakan Hari Arwah dengan meriah.

Saat akhir pekan Zocalo Plaza di pusat ibu kota penuh dengan hiasan berbau kematian. Lilin, bunga, serta foto para korban gempa menghiasi altar. Di sana warga berhenti sejenak untuk memanjatkan doa bagi para korban. ’’Kita tidak boleh lupa bahwa negeri ini masih berduka. Sampai sekarang pun masih banyak yang jadi gelandangan karena tak punya tempat tinggal,’’ kata Perez.

Selain dekorasi dan hiasan yang identik dengan arwah dan dunia kematian, tangan mengepal ke atas menjadi ornamen yang sangat menonjol. Hampir di setiap sudut kota atau di pusat keramaian ada simbol tersebut. ’’Awalnya, itu adalah kode dari tim penyelamat untuk menyuruh rekan-rekannya diam dan mendengarkan suara di sekeliling, siapa tahu masih ada yang selamat,’’ jelas Julio Blasina, koordinator pawai.

Kini, menurut dia, simbol tersebut sudah menjadi sesuatu yang mendunia. ’’Pascagempa bumi di Mexico City, itu menjadi simbol nasional. Bahkan internasional,’’ ungkapnya tentang lambang tangan mengepal ke atas. Sampai Kamis (2/11) parade kematian masih akan marak di Meksiko. Selain berpawai di jalanan dengan kostum menarik, warga berziarah ke makam dan memanjatkan doa. (AP/hep/c15/any)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved