Mengukur Tumbuh Kembang Anak Lewat Berat dan Tinggi Badan serta Lingkar Kepala

Mengukur Tumbuh Kembang Anak Lewat Berat dan Tinggi Badan serta Lingkar Kepala

Maman Soleman
12 Jul 2018
Dibaca : 1249x
pertumbuhan anak, proses pertumbuhan anak, berat badan anak, tinggi badan anak, lingkar kepala anak

Orangtua bisa melihat apakah kecepatan pertumbuhan anaknya sesuai dengan rentang usia perkembangan. Penilaian pertumbuhan dilakukan dengan pengukuran pertumbuhan secara tepat dan berulang dalam kurun waktu tertentu sehingga dapat dilihat kecepatan pertumbuhan seorang anak. Adapun yang diukur antara lain berat badan, panjang atau tinggi badan, lingkar kepala dan lingkar lengan atas.

Berat badan mencerminkan kesehatan dan keadaan gizi anak saat itu. Ini selalu berubah dan terpengaruh oleh keadaan sehat atau tidaknya seorang anak. Tinggi badan atau panjang badan merupakan ukuran yang sangat terpercaya sebagai indikator pertumbuhan, dan biasanya grafik panjang sepintas lalu berjalan sejajar dengan grafik berat badan.

Pada pengukuran panjang badan perlu dipertimbangkan bahwa pengukuran tersebut dipengaruhi oleh jenis kelamin, suku bangsa dan status sosial ekonomi. Lingkar kepala mencerminkan volume di dalam kepala (volume intra kranial) dan dapat dipakai untuk menilai pertumbuhan otak. Pertumbuhan otak mengalami percepatan yang sangat pesat pada tahun-tahun pertama setelah lahir.

Oleh karena itu manfaat pengukuran ini terutama penting pada tiga tahun pertama kehidupan seorang anak.

Penilaian pertumbuhan dapat dilakukan dengan menggunakan kurva pertumbuhan. Beberapa kurva standar seperti NCHS, WHO-NCHS, Kartu Menuju Sehat (KMS - yang dibagikan gratis di Puskesmas dan Posyandu), dan Buku Kesehatan Ibu Anak (BKIA) dapat digunakan untuk memplot hasil pengukuran tersebut. Pengukuran berat badan sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk anak balita dan 2 x setahun untuk anak lebih dari 5 tahun.

Sedangkan perkembangan merupakan interaksi kematangan susunan saraf pusat dan organ yang dipengaruhinya. Tandanya adalah bertambahnya kemampuan dan ketrampilan dalam struktur fungsi tubuh yang lebih kompleks. Secara umum, perkembangan ini dibagi dalam beberapa aspek yaitu perkembangan motorik kasar, motorik halus, bahasa dan komunikasi serta pemecahan masalah personal-sosial. Batas pencapaian keempat aspek perkembangan ini bervariasi walau tetap ada patokan nilai (milestone/tonggak) perkembangannya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved