Mesir Mengeksekusi Hukuman Gantung 15 Militan

Mesir Mengeksekusi Hukuman Gantung 15 Militan

Nur AK
27 Des 2017
Dibaca : 767x
Hukuman gantung ini merupakan eksekusi massal pertama di Mesir sejak enam jihadis Islam yang digantung pada tahun 2015.

Eksekusi dengan hukuman gantung dilakukan Selasa (26/12/2017) di penjara Borj al-Arab dan Wadi al-Natroun, tempat penahanan para terpidana selama ini, setelah pihak berwenang Mesir mengeksekusi 15 militan yang terbukti melakukan serangan atas aparat keamanan, di Semenanjung Sinai pada tahun 2013 lalu.

Mereka terbukti membunuh tentara, merencanakan pembunuhan, dan menghancurkan kenderaan militer. Hukuman gantung ini merupakan eksekusi massal pertama di Mesir sejak enam jihadis Islam yang digantung pada tahun 2015.

Sebagian besar dari 15 militan yang dieksekusi berasal dari kawasan Sinai, yang bergabung dengan kelompok militan untuk merencanakan, melakukan, dan membantu pembunuhan aparat militer serta polisi di Sinai.

Dalam beberapa tahun belakangan, kawasan Semenanjung Sinai menghadapi peningkatan kekerasan oleh para jihadis -termasuk kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS yang menyerang tentara, polisi, maupun hakim. Dikabarkan pekan lalu, ISIS menembak sebuah helikopter di bandara Sinai Utara dengan menggunakan rudal anti-tank, menewaskan seorang aparat militer dan melukai dua lainnya.

Bulan November, militan yang diduga pendukung ISIS mengebom dan menyerang dengan senjata api sebuah Masjid Al-Rawda di Sinai Utara, yang menewaskan sedikitnya 235 jiwa lebih. Walau ada pelaku serangan di Masjid Al-Rawda itu yang membawa bendera ISIS, tidak ada pengakuan resmi dari kelompok tersebut.

Menanggapi serangan di masjid tersebut, Persiden Abdul Fattah al-Sisi memberi waktu tiba bulan bagi militer Mesir untuk menangani kekerasan di Sinai dengan instruksi menggunakan 'kekuatan keras'.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved