Nasabah Tak Perlu Khawatir, Alat Anti Skimming sudah Terpasang di Mesin ATM

Nasabah Tak Perlu Khawatir, Alat Anti Skimming sudah Terpasang di Mesin ATM

Nur AK
20 Maret 2018
Dibaca : 485x
Sekadar informasi, skimming merupakan tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal.

Sejumlah nasabah bank mengaku masih takut dengan adanya kejahatan skimming yang mengintainya pada saat mengambil uang di mesin ATM menggunakan kartu ATM nya.

Bahkan Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero), Rohan Hafas juga mengakui bahaya skimming kartu ATM masih mengintai nasabah. Pasalnya, sampai sekarang sudah tersebar luar penempatan mesin ATM yang bisa digunakan secara bersama (disebut ATM Bersama), atau pengambilan dengan mesin ATM bank lain.

Rohan menjelaskan bagaimana si pencuri bisa meraup uang yang ada di mesin ATM, yakni dengan mencuri data cukup banyak di daerah yang ramai, sebab banyak kartu yang masuk dicolok ke ATM di situ.

Bank Mandiri sendiri, menurutnya memiliki kurang lebih 14.600 mesin ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Tentunya, pengecekkan mesin ATM rutin dilakukan setiap hari, bahkan untuk mesin ATM yang terletak di kota besar dan ramai dikunjungi nasabah, pengecekkan bisa saja dilakukan per satu jam.

Hingga saat ini, pihaknya belum pernah menemukan kasus alat skimming (skimmer) di mesin ATM. Namun, dulu sempat ditemukan skimmer dengan jumlah yang sangat sedikit karena pihaknya tahu cara mengatasinya.

Berbeda dengan Direktur Digital Banking & Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans, yang menjelaskan bahwa saat ini alat anti skimming sudah ditanamkan di mesin-mesin ATM. Sehingga saat hacker memasang skimmer, alat tersebut akan langsung bekerja dengan cara mematikan mesin ATM. Bahkan hal itu juga dimonitori apabila ada kejadian tak terduga dapat diketahui dengan cepat.

Sekadar informasi, skimming merupakan tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal. Skimming sendiri termasuk salah jenis penipuan yang tergolong metode phishing.

Untuk diketahui, kejahatan kelompok penguras uang nasabah memiliki modus dengan menggunakan kartu ATM yang sudah digandakan atau di-skimming oleh kelompok hacker. Sehingga kartu ATM palsu tersebut dapat membuat pelaku lebih leluasa menguras uang pemilik rekening melalui penarikan tunai, pembelian debet, dan penukaran valuta asing (Valas).

Sebagai pengguna mesin ATM sejati, berhati-hatilah dengan teror skimming tersebut. Gunakan aplikasi mobil banking, apabila Anda penasaran dengan saldo di ATM Anda, sehingga Anda tidak perlu repot-repot mengeceknya ke mesin ATM terdekat. Apabila Anda baru selesai menarik uang di mesin ATM, cek kembali sisa saldo apakah benar atau tidak.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved