Pembunuhan: Kopi Beracun yang Merenggut Nyawa

Pembunuhan: Kopi Beracun yang Merenggut Nyawa

Nur AK
16 Jan 2018
Dibaca : 569x
Satuan Reskrim Polres Gorontalo menggelar perkara kasus pembunuhan yang terjadi 5 Desember 2017 silam.

Seorang mertua Zuhria Latada (66), diracuni kopi oleh menantunya sendiri SB alias Epi. Kasus ini berbeda dengan Jessika yang menjadi tersangka kasus kopi vietnam bercampur sianida. Epi meracik kopinya sendiri, yang kemudian diminumkan oleh mertuanya, warga Kelurahan Biyonga, Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Satuan Reskrim Polres Gorontalo menggelar perkara kasus pembunuhan yang terjadi 5 Desember 2017 silam. Dalam menggelar perkara tersebut diliput adegan, SB alias Evi melihat sendiri mertuanya meneguk kopi yang ia campur racun, hingga kejang-kejang dan dirawat di RS MM Dunda Limboto. Namun, nyawa korban tak dapat diselamatkan setelah 9 hari di rawat di RS.

Polisi mengungkapkan, motifnya berawal dari rasa sakit hati. Epi tersinggung dengan teguran Zuhria yang kerap menasihati anak-anaknya. SB awalnya memberikan racun rumput pada air termos yang biasa digunakan korban untuk membuat kopi. Saat Zuhria menyeduh kopi hingga meminumnya, Epi menyaksikannya langsung dan membiarkan mertuanya meminum kopi bercampur racun herbisida itu.

Pada pelaksanaan rekonstruksi, Epi menjalankan 27 adegan selama kurang lebih satu jam. Salah satu adegannya adalah Epi berlagak menolong ketika mertuanya mulai kejang-kejang karena reaksi racun. Rekonstruksi tersebut juga dilakoni oleh saksi-saksi, di antaranya anak korban, Ismet Pariyonga (40) yang merupakan anak pertama, Nawir Pariyonga (35) anak ketiga, dan Yahya Priyonga (37) anak kedua yang sekaligus suami Epi.

Proses rekonstruksi yang diamankan oleh puluhan polisi itu berjalan lancar. Epi juga terlihat santai kendati saat rekonstruksi dihadiri para keluarga. Epi dijatuhkan ancaman hukuman 20 tahun penjara lantaran melakukan pembunuhan berencana, bahkan maksimal penjara seumur hidup.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved