Penduduk Tiongkok harus Hormati Lagu Kebangsaannya

Penduduk Tiongkok harus Hormati Lagu Kebangsaannya

Admin
6 Nov 2017
Dibaca : 812x
orang Tiongkok yang lagi jalan juga Harus Berhenti Hormati Lagu Kebangsaannya

BEIJING – Penduduk Tiongkok tak bisa bersikap seenaknya saat lagu kebangsaan dikumandangkan. Sebab, jika dirasa melecehkan lagu yang berjudul Yìy?ngj?n Jìnxíngq? alias March of the Volunteers tersebut, mereka bisa mendekam hingga 3 tahun di dalam penjara. Amandemen aturan perundang-undangan itu disetujui parlemen pada Sabtu (4/11). Pemerintah Hongkong juga akan mengadopsinya ke dalam UU.

”Ketika aturan hukum itu mulai berlaku, orang-orang harus berdiri dan menunjukkan rasa hormat,” ujar Wakil Ketua Parlemen Hongkong Ip Kwok-him. Pemerintahan dan Parlemen Hongkong didominasi orang-orang yang pro-Tiongkok, termasuk Kwok-him. Dia menegaskan bahwa orang yang berjalan juga harus berhenti jika mendengar lagu kebangsaan Tiongkok. 

Para aktivis di Hongkong menyebutkan bahwa UU itu nanti bisa digunakan pemerintah untuk membungkam mereka. Meski begitu, beberapa politikus Hongkong meyakini bahwa penerapan di wilayah itu tidak akan seketat di Beijing. Penduduk Hongkong memang kerap tak menganggap lagu nasional Tiongkok sebagai lagu kebangsaan mereka.

Saat kualifikasi Piala Dunia melawan Qatar pada 2015, mereka malah mengolok-olok lagu tersebut. Ketika itu, mereka memprotes meningkatnya campur tangan Tiongkok ke Hongkong. Oktober lalu penonton balik badan saat lagu yang sama dimainkan dalam pertandingan sepak bola melawan Malaysia. (AlJazeera/SCMP/sha/c16/sof)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2023 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2023 LampuHijau.com
All rights reserved