Petisi "Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar Tanah Abang", Sandiaga Suruh Warga Cari Solusi

Petisi "Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar Tanah Abang", Sandiaga Suruh Warga Cari Solusi

Nur AK
29 Des 2017
Dibaca : 315x
Rupanya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi munculnya petisi bertajuk "Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar Tanah Abang" yang dimuat dalam situs change.com beberapa hari terak

Penataan kembali Kompleks Tanah Abang di era kepemimpinan Anies-Sandiaga mencuatkan pro dan kontra bagi masyarakat DKI khususnya. Namun, sebagian besar masyarakat bersikap tidak setuju dengan adanya alih fungsi trotoar di Tanah Abang sebagai tempat PKL. Kontra tersebut melahirkan petisi yang dibuat oleh warga sekitar.

Rupanya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menanggapi munculnya petisi bertajuk "Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar Tanah Abang" yang dimuat dalam situs change.com beberapa hari terakhir. Lebih dari 30.000 orang telah menandatangani petisi tersebut.

"Nanti kami akan undang mereka agar mereka berikan alternatif solusinya yang seperti apa karena yang sekarang kami pantau dari data awal alhamdulillah transjakarta tembus 13.000 pengguna, berarti integrasinya jalan," jelas Sandi saat melakukan kunjungan di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).

Ia meminta puluhan ribu warga yang telah menandatangani petisi tersebut untuk turut memberikan masukan mengenai konsep penataan Tanah Abang, misalnya mengenai cara menjadikan Blok G Tanah Abang ramai pengunjung.

"Sebanyak 33.000 (data penanda tangan petisi yang terakhir kali diterima Sandi) ini bisa membantu kami meramaikan Blok G. Kami akan pilih 10 masukan terbaik di antara 33.000 itu untuk diterapkan di Tanah Abang," tuturnya.

Belakangan ini, muncul petisi berisi kritik terhadap konsep penataan jangka pendek Pasar Tanah Abang yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Petisi tersebut dapat dilihat dalam situs change.com dan ditulis pemilik akun bernama Iwan M dari Jakarta Timur. Hingga Jumat (29/12/2017) pukul 10.35 petisi tersebut ditandatangani 35.591 orang.

Mungkin bagi sebagian orang yang memeiliki kepentingan tertentu merasa dirugikan dengan adanya alih fungsi trotoar, seperti halnya pengguna jalan. Tapi, bagi transjakarta, PKL, dan orang-orang yang belanja di Tanah Abang merasa diuntungkan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved