Polda Metro Tangkap Remaja yang Menghina Jokowi

Polda Metro Tangkap Remaja yang Menghina Jokowi

Nur AK
25 Mei 2018
Dibaca : 227x
Saat penangkapan, S langsung mengakui perbuatannya. Sehingga S langsung dibawa ke Mapolda Metro Jaya didampingi keluarganya.

Polda Metro Jaya berhasil menangkap remaja yang menghina Presiden Joko Widodo. Polisi menangkap remaja berinisial S (16) di kediamannya, Kembangan, Jakarta Barat.

Saat penangkapan, S langsung mengakui perbuatannya. Sehingga S langsung dibawa ke Mapolda Metro Jaya didampingi keluarganya, sebab pelaku masih berumur 16 tahun.

Diduga remaja tersebut menghina Jokowi melalui akun Instagram sekitar tiga bulan yang lalu. S mengaku hinaan kepala negara tersebut hanyalah candaan dengan teman-temannya yang membuat video secara bersama-sama.

"Jadi anak-anak ini bercanda lucu-lucuan tapi dia tidak tahu efeknya di sana dan kemudian akhirnya polisi juga bisa mengetahui siapa dia," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.

Argo menambahkan penjelasannya, awalnya pemuda tersebut tengah berkumpul dengan teman-temannya. Kemudian, iseng, temannya menantang kepadanya apakah dia berani untuk menghina presiden Jokowi lewat video yang dibuatnya? Rupanya, tantangan itu juga sekaligus untuk mencoba apakah video itu akan berujung ke kepolisian? Argo menyatakan, ini tergolong bentuk kenakalan remaja.

"Ini merupakan kenakalan remaja. Kenapa? Ya karena pada saat dia berkumpul dengan temannya dia mengatakan bahwa 'kamu berani enggak kamu, nanti kalau berani kamu bisa enggak ditangkep polisi'. Jadi mengetes ini berdua, mengetes polisi. Kira-kira polisi mampu tidak menangkap dia," jelas Argo.

Dengan rasa menyesal, remaja S mengaku sangat menyesali perbuatannya dan sebenarnya ia tidak membenci orang nomor wahid di Indonesia itu.

"Kemudian bahwa yang bersangkutan juga menyesali perbuatannya dan dia tidak bermaksud untuk menghujat Bapak Presiden dan dia juga tidak membenci presiden. Jadi intinya dia hanya lucu-lucuan dengan temen-temennya untuk berlomba itu," tambah Argo.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan polisi dan belum ada kabar terkait penahanan S lantaran video penghinaan tersebut.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved