Tutup Iklan
hijab
  
Puan Pastikan akan Bertemu dengan Prabowo, Membahas Apa?

Puan Pastikan akan Bertemu dengan Prabowo, Membahas Apa?

Nur AK
7 Jun 2018
Dibaca : 227x
Puan pun memastikan pertemuannya dengan Prabowo hanya tinggal menunggu waktu yang tepat saja.

Ketua DPP PDIP (nonaktif) bidang politik dan keamanan, Puan Maharani yakin akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut disinyalir dapat meredam tingginya tensi politik menjelang Pemilu Serentak 2019.

Puan pun memastikan pertemuannya dengan Prabowo hanya tinggal menunggu waktu yang tepat saja. Sebab keduanya sama-sama memiliki keinginan akan bertemu, hanya saja memiliki kesibukan masing-masing.

"Ya Insya Allah ini kan hanya masalah teknis waktu, beliau sibuk saya juga ada kegiatan. Tapi ya Insya Allah secepatnyalah saya juga siap kan sama-sama udah bilang siap," ungkap Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/5/2018), dilansir dari merdeka.com.

"Jadi tinggal masalah teknis waktu sekarang juga bulan puasa sebentar lagi Lebaran. Jadi hanya masalah teknis waktu saja di antara kita berduakan sudah sama-sama keinginan dan niatan untuk bisa bertemu," imbuhnya.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengaku sudah lama mengenal Prabowo. Sehingga keduanya juga memiliki hubungan yang baik.

"Ya memang saya kenal dari dulu saat beliau masih muda, saya juga masih lebih muda dari sekarang jadi ya, alhamdulillah akrab, enggak ada yang kemudian menjadi beban untuk enggak bertemu," jelasnya.

Puan tak membeberkan tentang rencananya akan membahas mengenai politik. Bayangannya lebih ke hal-hal yang ringan yakni bicara tentang hal yang tidak spesifik terkait situasi masa kini.

"Ya biasanya ketawa-ketawa saja, ngomong situasi masa kini. Kemudian ya lain-lain lah banyak hal tidak ada yang spesifik," terangnya.

Idem dengan Puan, politikus PDIP, Hendrawan Supratikno menduga bahwa pertemuan antar tokoh politik merupakan hal yang wajar. Bisa saja mereka akan membahas tentang isu politik yang selama ini terjadi untuk menghapus kesalahpahaman.

"Politik persaudaraan, politik gotong royong, politik kebangsaan. Komunikasi antartokoh akan mengurangi kesalahpahaman, akan memperkokoh persatuan anak bangsa," tutur Hendrawan.

Berbeda dengan Hendrawan, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani malah yakin jika keduanya akan membicarakan dinamika politik terkini karena sesama tokoh politik.

"Ya saya, ya karena Ibu Puan itu adalah tokoh politik, pak Prabowo tokoh politik ya mungkin saja membicarakan persoalan politik, mungkin saja," paparnya.

Sampai kapan hal ini menjadi teka-teki dalam ranah politik Indonesia? Antara Gerindra dengan PDIP memang terkenal musuh politik dalam kontestasi Pilpres RI. Namun, musuh tersebut dalam artian harus senantiasa menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan negara Indonesia.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
glowhite