Tutup Iklan
hijab
  
Rasis dan Terorisme: Puluhan Ribu Demonstran Tolak Kedatangan Donald Trump ke London

Rasis dan Terorisme: Puluhan Ribu Demonstran Tolak Kedatangan Donald Trump ke London

Nur AK
15 Jul 2018
Dibaca : 83x
Para demonstran membawa poster dan selebaran sambil membunyikan musik dan menabuh genderang.

Dilansir dari laman BBC, tak kurang dari 100.000 demonstran melancarkan aksi protes kepada Presiden AS, Donald Trump, di sejumlah ruas jalan di pusat kota London, hari Jumat (13/7/2018) waktu setempat. Selain di London, unjuk rasa menentang Trump juga digelar di sejumlah kota lain, seperti Newcastle, Birmingham dan Manchester. Hal ini terkait penolakan warga atas kunjungan Presiden Trump ke Inggris serta kebijakan Trump.

Para demonstran membawa poster dan selebaran sambil membunyikan musik dan menabuh genderang. Mereka menyusuri jalanan di pusat kota, dan mengakhiri aksi dengan menggelar rapat umum di Trafalgar Square.

Trump juga terblit masalah dengan Wali Kota London, Sadiq Khan. Mereka berdua saling balas 'perang kata-kata' saat Trump pertama kali berkunjung ke Inggris selama menjabat Presiden AS. Hal ini berawal dari sebuah wawancara sebelum Trump tiba di Inggris, ia menyerang Khan terkait rangkaian teror di London. Khan menegaskan dirinya tidak memperdulikan 'tuduhan bengis' dari Presiden Donald Trump bahwa dia 'melakukan pekerjaan buruk' usai serangan teror 2017.

Namun ketegangan keduanya makin memuncak saat demonstran melayangkan 'bayi balon raksasa' Trump di depan Gedung Parlemen Inggris di Westminster, Jumat (13/7/2018).

Dia juga menuduh wali kota keturuan Pakistan tersebut terkait peningkatan imigrasi dengan mengatakan 'lihatlah semua kejahatan yang dibawa masuk'. Bagaimanapun Khan mempertanyakan kenapa hanya dia sendiri yang dituding bertanggung-jawab atas terrorisme.

Untuk diketahui, keduanya sudah saling serang sejak Wali Kota Khan mengkritik Presiden Trump 'tidak mendapat informasi akurat' menyusul serangan teror di London Bridge pada Juni 2017 silam.

Sementara itu, seorang anggota parlemen dari Partai Buruh, David Lammy, menuduh Trump sebagai seseorang yang rasis 'yang membenci London memilih wali kota Muslim'.

Sebagai informasi, aksi protes tersebut berlangsung sejak kedatangan Trump ke London, Kamis (12/7/2018) hingga Jumat (13/7/2018). Di mana jumlah para demonstran lebih banyak dan aksi protes berlangsung lebih besar di pusat kota London.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
powerman