Sandiaga Tegaskan Tidak Ada Kompromi untuk Faktor Keselamatan Pekerja

Sandiaga Tegaskan Tidak Ada Kompromi untuk Faktor Keselamatan Pekerja

Nur AK
24 Jan 2018
Dibaca : 221x
Himbauan tersebut menjelaskan bahwa, seluruh pekerja proyek pembangunan di Jakarta baik Mass Rapid Transit (MRT) dan pembangunan Light rail Transit (LRT) memperhatikan faktor keselamatan.

Setiap pekerjaan selalu mengutamakan faktor keselamatan, terutama untuk pekerja di lapangan terbuka terkait konstruksi bangunan. Hal ini berhubungan dengan himbauan yang dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno. Himbauan tersebut menjelaskan bahwa, seluruh pekerja proyek pembangunan di Jakarta baik Mass Rapid Transit (MRT) dan pembangunan Light rail Transit (LRT) memperhatikan faktor keselamatan.

Namun, dibalik himbauan itu, ternyata sudah pernah terjadi insiden jatuhnya beton proyek pembangunan konstruksi antar span P28-P29 proyek Light Rail Transit (LRT) di Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Senin, 22 Januari 2018. 

Sandi pun menegaskan bahwa, semua pekerja dilingkungan proyek Jakpro maupun proyek lainnya harus senantiasa aware dan memiliki perilaku K3. Mungkin hal itu terkesan biasa tapi kita enggak pernah tau bahwa helm itu bisa menyelamatkan nyawa kita.

Begitu pula untuk PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengembang proyek LRT di Pulo Gadung, Sandi menginstruksikan (Dirut Jakpro Satya) meminta pihaknya untuk menomor satukan keselamatan pekerja. Keselamatan kerja tersebut harus dicermati dan dilaksanakan dengan tanpa kompromi.

Sementara itu, Dirut Jakpro Satya Heragandhi mengklaim bahwa keamanan dan keselamatan pekerja untuk proyek pembangunan LRT tersebut sudah memenuhi standar dan dilakukan secara lengkap. Artinya tidak ada prosedur yang terlewatkan. Beberapa dokumen yang terkait dengan proses keselamatan kerja semuanya terdokumentasi dengan lengkap. Mulai dari job analysis, risk analysis daripada pekerjaan itu sendiri, dan tool box meeting.

Untuk diketahui, dinding beton MRT jatuh menimpa sebuah sepeda motor yang sedang melaju dan mengenai pengendara di Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, yang terjadi pada pukul 21.00 WIB, Jumat, 3 November 2017. Peristiwa itu terjadi saat PT MRT Jakarta akan memasang OCS Parapet dengan beban 3 ton menggunakan crane truck berkapasitas 10 ton. Namun, material itu jatuh saat akan dipasang di jalan layang MRT. Pengendara mengalami luka ringan dan segera dibawa ke RS Pertamina oleh pihak kontraktor.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved