Tutup Iklan
glowhite
  
Tak Mau Impor, Airlangga Gencarkan Peningkatan Produksi Baja Nasional

Tak Mau Impor, Airlangga Gencarkan Peningkatan Produksi Baja Nasional

Nur AK
1 Mei 2018
Dibaca : 203x
Industri baja dinilai sebagai komponen utama untuk beberapa bidang industri.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto sedang melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan industri baja di Tanah Air. Pasalnya, industri baja dinilai sebagai komponen utama untuk beberapa bidang industri.

Menurutnya, industri baja akan menjadi peluang terbesar bagi Indonesia khususnya perekonomian dalam negeri.

Ketua Umum Partai Golkar ke-11 itu memberikan 4 solusi untuk melejitkan kesuksesan industri baja nasional, dengan melakukan beberapa langkah sebagai berikut:

1. Baja jadi produk bernilai tambah tinggi

Alumni Fakultas Teknik Mesin Universitas Gadjah itu mendorong industri baja kepada sektor otomotif, perkapalan maupun perkeretaapian. Karena sebagian besar sektor itu masih menggunakan baja mpor. Airllangga berupaya agar baja diserap untuk sektor infrastruktur. Hal ini berhubungan dengan pembangunan infrastruktur yang sedang digembor-gemborkan Jokowi.

2. Peningkatan produksi baja nasional

Alumni Master of Business Administration (MBA), Monash University, Australia ini merencanakan peningkatan produksi baja dari yang awalnya 8 juta ton menjadi 10 juta ton baja. Peningkatan produksi itu dilakukan di klaster industri baja, Cilegon, Banten. Begitu pula di industry baja lainnya.

3. Pembangunan kawasan industri berbasis baja

Upaya pembangunan kawasan industry baja sangat penting dan menjadi unsur dominan untuk meningkatkan produksi baja. Daerah yang telah diproyeksikan untuk industri baja nasional meliputi  Cilegon (Banten), Batulicin (Kalimantan Selatan), Morowali (Sulawesi Tengah). Ketiga industry tersebut saat ini sudah memiliki tenaga kerja puluhan ribu.

4. Pembangunan vokasi dan politeknik

Mantan Ketua Persatuan Insinyur Indonesia ini menuturkan, pemerintah akan membangun sekolah politeknik dan vokasi di dekat kawasan industri baja tersebut. Dengan adanya sekolah yang fokus pada keahlian baja tersebut, dapat menciptakan SDM yang handal sehingga produksi baja meningkat. Terlebih di Indonesia sudah didukung dengan tersedianya bahan untuk membuat baja.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
SabunPemutih