Teknologi Canggih Dioperasikan untuk Keselamatan Warga di Sekitar Gunung Agung

Teknologi Canggih Dioperasikan untuk Keselamatan Warga di Sekitar Gunung Agung

Nur AK
22 Nov 2017
Dibaca : 301x
Terdapat pula rekomendasi dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Seiring berkembangnya teknologi dan informasi. Tidak hanya dimanfaatkan untuk sibuk medsos-an saja, tapi juga digunakan untuk kepentingan keselamatan warga terhadap bencana. Contohnya bencana meletusnya Gunung Agung Bali.

Sejak dikabarkan siaga, berbagai peralatan canggih yang tersedia dipergunakan dengan baik. Sore tadi, sekitar pukul 17:05 WITA, gunung Agung dikabarkan mengeluarkan letusan dan menimbulkan erupsi. Gunung tersebut juga dikabarkan berpotensi menyebabkan hujan abu lebat.

Tetapi warga di sekitar gunung Agung tetap tenang dan selalu waspada. Pasalnya, mereka telah dibantu oleh beberapa informasi dari alat canggih yang dimiliki oleh beberapa badan, khususnya memiliki keahlian di bidang vulkanologi. Terutama rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Diantaranya:

  1. Pemerintah Daerah beserta jajarannya maupun BNPB diminta segera membantu dalam membangun jaringan komunikasi melalui telepon seluler (Grup WhatsApp) maupun komunikasi melalui radio terintegrasi untuk mengatasi keterbatasan sinyal telepon seluler di antara pihak-pihak terkait mitigasi bencana letusan Gunung Agung. Diharapkan agar proses diseminasi informasi yang rutin dan cepat dapat terselenggara dengan baik.
  2. Seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan agar terus mengikuti perkembangan aktivitas gunung Agung secara rutin karena data pengamatan dapat secara cepat berubah sehingga upaya-upaya preventif untuk menjamin keselamatan udara dapat dilakukan.
  3. Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi gunung Agung yang tidak jelas sumbernya.
  4. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang aktivitas gunung Agung.
  5. Masyarakat di sekitar gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan dan mengikuti himbauan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota beserta aparatur terkait lainnya sesuai dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi sehingga jika diperlukan upaya-upaya mitigasi strategis yang cepat, dapat dilakukan dengan segera dan tanpa menunggu waktu yang lama.
  6. Seluruh masyarakat maupun Pemerintah Oaerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi gunung Agung setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play.
  7. Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan dengan melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan aktivitas gunung Agung melalui fitur Lapor Bencana. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation).

Kepala Pusat dan Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, status gunung tersebut tetap Siaga (level 3). Dari aktivitas vulkanik belum menunjukkan adanya lonjakan kenaikan kegempaan.

"Tremor Non-Harmonik sebanyak 1, kali dengan amplitudo 2 mm dan durasi 36 detik. Gempa vulkanik dalam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 5-6 mm dan durasi 8-26 detik," ujar Sutopo, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (21/11/2017).

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved