Tutup Iklan
powerman
  
The Power of Emak-emak merupakan Kunci Kemenangan Khofifah

The Power of Emak-emak merupakan Kunci Kemenangan Khofifah

Nur AK
24 Jul 2018
Dibaca : 21x
Pengamat Politik Indo Barometer, Muhammad Qodari menilai istilah tersebut paling kuat jika disematkan dalam perpolitikan di Jawa Timur, khususnya saat Pilkada 27 Juni silam.

Taukah Anda dengan istilah ‘the power of emak-emak’ yang masih ngetren disebut-sebut sebagai kunci dari kemenangan Khofifah-Emil dalam Pilkada Jatim 2018? Dari kata-katanya saja, sekilas terbayang kumpulan emak-emak yang memiliki semangat tinggi dalam lini kehidupan.

Pengamat Politik Indo Barometer, Muhammad Qodari menilai istilah tersebut paling kuat jika disematkan dalam perpolitikan di Jawa Timur, khususnya saat Pilkada 27 Juni silam. Sebab menurutnya, kekuatan emak-emak terlihat dari kuatnya militansi muslimat NU sebagai kekuatan dari Cagub terpilih Jatim, Khofifah Indarparawansa. Yang akhirnya mengantarkan Khofifah menuju kemenangan pada Pilkada Jatim 2018.

Dalam diskusi bertema 'The Power of Emak-emak: Srikandi-srikandi di Lingkaran Istana, di Diskusi Kopi, Jalan Raya Halimun, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/7/2018) tersebut, Qodari menegaskan kekuatan emak-emak memang paling kuat di Jatim.

"The power of emak-emak paling kuat di Jatim," sahutnya.

Ia menilai bahwa muslimat NU lebih kuat dalam mendukung Khofifah daripada GP Ansor Jatim yang mendukung Gus Ipul. Jadi, menurutnya, sebutan 'The Power of Emak-emak' paling kuat di daerah tersebut sangat tepat.

Baginya, kiprah perempuan di dunia politik merupakan suatu yang logis, termasuk ketika mereka menduduki jabatan strategis setingkat presiden atau wakil presiden.

"Kenapa nggak? Sangat logis sekali," cetusnya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
belireview