Tiga Pesan Moral dalam Ibadah Puasa

Tiga Pesan Moral dalam Ibadah Puasa

Maman Soleman
22 Mei 2018
Dibaca : 771x
Terdapat tiga pesan moral penting dalam berpuasa, yakni pesan kejujuran, empati sosial, dan syukur pada Allah.

Ibadah puasa melatih kita untuk selalu mengutamakan kejujuran, memiliki kepedulian sosial, dan bersyukur pada Allah SWT.

Bulan suci Ramadan ditetapkan Allah SWT memiliki begitu banyak keutamaan. Selain menjadi waktu dilaksanakannya ibadah puasa dan bulan diturunkannya Alquran, Ramadan juga mengandung pesan-pesan moral.

Terdapat tiga pesan moral penting dalam berpuasa, yakni pesan kejujuran, empati sosial, dan syukur pada Allah. Dalam berpuasa kejujuran menjadi fundamental dan sentral. Dengan berpuasa menahan lapar, dahaga, dan perbuatan-perbuatan halal yang diperbolehkan. Namun, kita tahan hingga berbuka karena yakin bahwa Allah mengawasi sehingga kita terdidik menjadi jujur pada diri kita, tidak melanggar larangan dalam berpuasa.

Kejujuran didasari pemahaman bahwa ada pengawasan melekat dari Sang Pencipta dalam gerak-gerik kehidupan. Hal itu sejatinya akan melatih dan mengontrol kita dari jalan hidup yang sesat. Kalau tiap orang jujur, mungkin KPK tidak akan menguntit orang-orang yang terindikasi korupsi.

Landasan kejujuran termaktub pada surat Al-Baqarah yang salah satu ayatnya menyatakan keberadaan Allah itu dekat seumpama urat di leher. Karena Dia dekat, kita yakin Dia selalu melihat kita.

Adapun pesan kedua yang terkandung dalam ibadah puasa yakni empati sosial atau kepedulian sosial agar tumbuh harmonisasi kehidupan dengan sesama. Empati sosial bukan sekadar peduli pada kaum miskin dengan sedekah dan zakat saja, melainkan juga membangun hubungan yang harmonis sesama tetangga, kerabat dan keluarga.

Pesan ketiga, yaitu bersyukur. Mengutip Alquran surat Al-Baqarah ayat 185 pada ujung ayat tersebut disebutkan, "Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (waktu berpuasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur."

Jadi, berpuasa mengajarkan kita untuk bersyukur kepada Allah SWT karena diberi kesempatan beribadah di bulan Ramadan. Usai Ramadan nanti, sebagai wujud syukur kita harus menjadi lebih baik lagi dalam menjalankan hubungan sosial dengan sesama manusia dan hubungan vertikal dengan Allah SWT.

Semoga dengan puasa Ramadan yang dilakukan setiap tahun ini ada peningkatan dari kita sehingga menjadi pribadi yang lebih berkualitas hingga akhir hayat kita mencapai khusnul khotimah.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2020 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2020 LampuHijau.com
All rights reserved