Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
TKI Ilegal ini Tewas Mengenaskan dengan Jahitan di Sekujur Tubuhnya

TKI Ilegal ini Tewas Mengenaskan dengan Jahitan di Sekujur Tubuhnya

Nur AK
16 Maret 2018
Dibaca : 212x
Salah satu keluarga di Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, harus melerakan kepergian Milka Boimau yang telah meninggal di Malaysia.

Malaysia terbukti sering melakukan kekerasan terhadap Tenaga kerja Indonesia (TKI). Hal ini buka pertama kalinya, bahkan masih ada kasus lain yang dialami oleh TKI yang kerja di Malaysia hingga akhirnya merenggut nyawa.

Salah satu keluarga di Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, harus melerakan kepergian Milka Boimau yang telah meninggal di Malaysia sebelum sampai ke kediaman korban. Jenazah tiba di kampung halaman pada hari minggu (11/3/2018) siang.

Namun, pihak keluarga sempat protes, lantaran sekujur tubuh Milka dipenuh dengan jahitan, yakni jahitan mulai dari leher, hingga perut bagian bawah. Tak hanya itu saja, di punggung korban juga terdapat lebam hitam yang diduga bekas dihantam benda keras.

Hal itu diketahui setelah keluarga berdoa, kemudian merasa penasaran untuk mengecek jenazah Milka di dalam peti dan ditemukan banyak kejanggalan di dalamnya.

Awalnya pihak keluarga mendapat informasi dari KJRI bahwa meninggalnya Milka disebabkan menderita sakit sesak nafas akibat infeksi paru-paru.

Pihak keluarga juga hanya menerima hasil visum Milka di Malaysia. Keluarga memang belum menyetujui untuk dilakukan autopsi. Dengan alasan, autoposi itu baik tapi kami tidak dikonfirmasi untuk autopsi.

Mengetahui kondisi jenazah Milka yang mengenaskan, keluarga langsung melaporkan ke polisi. Agar penyebab kematian korban dapat diketahui oleh keluarganya.

Diketahui, rupanya Milka Boimau diduga termasuk TKI illegal asal Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang yang bekerja di Malaysia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
hijab