Wasekjen PAN: Jangan Sampai Jokowi Lawan Kotak Kosong, Harus Ada Penantang Jokowi

Wasekjen PAN: Jangan Sampai Jokowi Lawan Kotak Kosong, Harus Ada Penantang Jokowi

Nur AK
27 Feb 2018
Dibaca : 856x
Saleh tak ingin seolah-olah Jokowi mendapatkan dukungan besar sehingga hanya tinggal mencari siapa cawapresnya saja.

Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay tak ingin mengerucutkan pertarungan di Pilpres 2019 hanya antara Jokowi dan Prabowo saja. Ia menginginkan lima partai (Gerindra, Demokrat, PKB, PAN, dan PKS) yang belum punya koalisi untuk membangun komunikasi intens.

Komunikasi tersebut, menurutnya tidak duluan membahas nama capres, namun membahas bagaimana membangun Indonesia serta menyatukan visi dan misi yang baik. Kemudian, jika sudah memiliki visi dan misi yang sama. Barulah, mereka membicarakan tentang sosok siapa capres dan cawapres yang akan diusungnya.

Misalnya saja, Saleh menambahkan, PAN mengajak partai yang belum menentukan capres untuk duduk bersama merumuskan lagi calon pemimpin alternatif, capres dan cawapres alternatif yang bisa bertanding melawan Jokowi, PAN meyakini calon itu banyak.

Saleh tak ingin seolah-olah Jokowi mendapatkan dukungan besar sehingga hanya tinggal mencari siapa cawapresnya saja. Ia berharap ada capres alternatif muncul selain Jokowi dan Prabowo. Ia menegaskan, ada banyak calon alternatif yang pasti bisa muncul untuk menantang Jokowi.

Namun demikian, bukan tidak mungkin PAN nantinya tetap bergabung dengan koalisi Jokowi bersama lima partai terdahulu yakni PDIP, NasDem, Hanura, PPP, dan Golkar. Hal itu dilihat dari sukses Jokowi selama memimpin Indonesia. Bagaimana tingkat kepuasan rakyat dan program-program Jokowi yang telah terealisasi. Termasuk janji-janji Jokowi saat kampanye Pilpres 2014, sudah dibayar atau belum. Hal ini lah yang menurut Saleh menjadi pertimbangan PAN.

Begitu pun dengan Prabowo, tidak menutup kemungkinan PAN bergabung ke koalisi tersebut. namun, lagi-lagi, Saleh menegaskan, pihaknya ingin koalisi penantang duduk bersama lebih dulu sebelum membahas nama capres dan cawapres yang akan diusulkan untuk menantang Jokowi seperti yang dikatakan sebelumnya.

"Tapi jangan sampai juga Jokowi nanti lawan kotak kosong, tidak baik buat demokrasi kita," tukas Saleh.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2023 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2023 LampuHijau.com
All rights reserved