Tutup Iklan
hijab
  
WIKA Mulai Berani Mengibarkan Namanya di Kancah Internasional

WIKA Mulai Berani Mengibarkan Namanya di Kancah Internasional

Nur AK
13 Maret 2018
Dibaca : 124x
Bintang menjelaskan, WIKA merupakan satu-satunya BUMN karya yang memiliki bisnis Luar Negeri dengan menghasilkan laba tanpa membawa kerugian.

Salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi di Indonesia, PT Wijaya Karya nampaknya mulai mengibarkan namanya di kancah Internasinal.

WIKA menerima kedatangan Duta Besar Indonesia untuk Afghanistan Arief Rachman, Director General of First Political Division, Ministry of Foreign Affair Islamic Republic of Afghanistan Musa Arefi, beserta delegasi pemerintahan Afghanistan, terkait Kunjungan Delegasi bisnis asal Afghanistan ke Indonesia. Hal itu juga terkait dengan hubungan bilateral Indonesia dan Afganistan yang baru-baru ini masih hangat diperbincangkan.

Pertemuan tersebut tentunya membuka peluang bagi WIKA untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Afganistan. Tak hanya itu saja, Direktur Utama PT Wijaya Karya, Bintang Perbowo berharap prospek pembangunan infrastruktur di Afghanistan akan mampu memberikan manfaat bagi perseroan.

Kerja sama dalam hal bisnis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Wijaya Karya dengan Perusahaan Konstruksi Afghanistan Haji Khalil Construction Ltd, dalam hal untuk menjalankan kerja sama dalam pengerjaan proyek infrastruktur di Afghanistan.

Bintang menjelaskan, WIKA merupakan satu-satunya BUMN karya yang memiliki bisnis Luar Negeri dengan menghasilkan laba tanpa membawa kerugian. Saat ini WIKA dipercaya untuk membangun berbagai proyek infrastruktur di Aljazair, Dubai-Uni Emirat Arab, Jeddah-Kerajaan Saudi Arabia, Malaysia, Myanmar hingga Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Bintang berharap, dengan berbagai pengalaman yang telah dimiliki WIKA, ke depannya, perseroan akan mulai mempelajari berbagai proyek potensial terutama di bidang infrastruktur dan perumahan, di mana  pembangunan infrastruktur tersebut didanai langsung oleh pemerintah Afghanistan.

Untuk diketahui, perusahaan WIKA merupakan hasil nasionalisasi perusahaan Belanda yang bernama Naamloze Vennotschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vis en Co atau NV Vis en Co. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 1960 dan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (PUTL) No. 5 tanggal 11 Maret 1960, WIKA kemudian lahir dengan nama Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja.

Saat ini, WIKA memiliki sejumlah anak perusahaan antara lain PT Wika Beton Tbk, PT Wika Industri & Konstruksi, PT Wika Bitumen, PT Wika Gedung, PT Wika Rekayasa Konstruksi, dan PT Wika Realty.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JasaReview