Jokowi Resmikan Program KKP: Keramba Jaring Apung

Jokowi Resmikan Program KKP: Keramba Jaring Apung

Nur AK
24 Apr 2018
Dibaca : 241x
Teknologi keramba jaring apung akan dikembangkan di tiga daerah perairan Indonesia.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membentuk program yang mengadopsi teknologi lepas pantai dari Norwegia, yakni Keramba Jaring Apung lepas pantai atau 'offshore'. Program tersebut dinilai mampu mengakselerasi produksi komoditas ikan kakap putih secara signifikan.

Teknologi keramba jaring apung akan dikembangkan di tiga daerah perairan ini, yaitu perairan Kepulauan Karimunjawa (Jawa Tengah), Pangandaran (Jawa Barat), dan Pulau Sabang (Aceh). Ketiga kasawan itu dinilai strategis dan tepat sasaran.

KKP mengunggulkan program tersebut karena memiliki banyak keunggulan, seperti tahan terhadap adanya gelombang air laut, ketahanannya bisa lebih dari 10 tahun, cukup efektif digunakan dalam budi daya ikan, mudah dalam pemasangan maupun pelepasan jaring, serta memiliki beragam konfigurasi dalam pengoperasiannya.

Hal itu tentunya mengutamakan ketrampilan dan kreativitas para pengelola keramba jarring apung.

Rupaya, program tersebut akan diresmikan oleh Pak Presiden, Joko Widodo pada hari ini, Selasa (24/4/2018) yang berlokasi di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Babakan, Kabupaten Pangandaran. Dalam peresmiannya, Presiden didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Berdasarkan jadwal, Presiden diminta untuk melepaskan benih ikan terlebih dahulu ke kawasan offshore tersebut.

Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden selama dua hari di Jawa Tengah dan Jawa Barat, di antaranya meresmikan offshore di Pangandaran, meninjau rencana pengembangan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman, mendatangi pabrik bulu mata dan rambut palsu di Purbalingga, serta meninjau langsung penanganan dampak gempa di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sekadar diketahui, gempa tektonik yang terjadi di Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah berlangsung pada Rabu (18/4/2018), pukul 13.28 WIB. Menurut BMKG, gempa yang memiliki kekuatan 4,4 SR pada 7,21 Lintang Selatan dan 109,65 Bujur Timur dengan kedalaman 4 km, tidak menimbulkan tsunami karena pusat gempa berada di darat. Namun, tergolong gempa yang dangkal tapi merusak.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved