Manajer Persib Panggil Pemain ke Pinggir Lapangan, lagi Diskusi, Wasit Tiup Peluit Akhir

Manajer Persib Panggil Pemain ke Pinggir Lapangan, lagi Diskusi, Wasit Tiup Peluit Akhir

Admin
6 Nov 2017
Dibaca : 307x
Orng lagi Diskusi disangkanya Mogok Main lagi gegara Kartu Merah Vujovic

LampuHijau - Keputusan manajemen Persib Bandung mogok tanding ketika melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo (3/11), ternyata berpotensi hukuman berat. Tak ingin, klubnya terancam didiskualifikasi dari Liga 1, manajer Persib Umuh Muchtar buka suara.

”Ketika itu ada pemain kami yang mendapat kartu merah. Jadi, saya panggil pemain untuk berdiskusi di samping lapangan dan itu bukan untuk mogok bertanding,” kata Umuh di Bandung, Sabtu (4/11). ”Toh, kami masih di dalam lapangan dan saya masih memberikan pengarahan ke mereka,” timpalnya.

Umuh bahkan menuding wasit asal Australia Shaun Roberts Evans tidak komunikatif karena langsung meniup peluit panjang tanda laga berakhir. ”Seharusnya dia datang ke kami dan menanyakan kalau kami mau melanjutkan pertandingan atau tidak, baru ambil keputusan. Tapi, faktanya tidak seperti itu,” sesal Umuh.

Sementara itu, mantan wasit FIFA asal Indonesia Purwanto enggan berkomentar lebih jauh soal kepemimpinan Shaun Roberts Evans dalam pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, pada Jumat (3/11). Purwanto beralasan keputusan Evans dalam partai klasik tersebut sudah mengacu dalam panduan peraturan pertandingan FIFA atau Law of The Game.

Kontroversi terjadi sejak babak pertama laga yang digelar di Stadion Manahan, Solo itu. Pada menit ke-27, Evans menganulir gol striker Persib Ezechiel N'Douassel dan membuat skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum. Padahal dalam tayangan ulang terlihat jelas bola sudah melintasi garis gawang. ”Saya tidak bisa menyimpulkan wasit asing kemarin bagus atau tidak karena tidak menonton. Jadi tidak punya dasar yang akurat dan profesional," ucap Purwanto.

Wasit Terbaik PSSI tahun 2002 tersebut menilai pengadil lapangan yang bagus bisa dilihat dari pertandingan yang berbobot, keputusannya konsisten, disiplin dan ketahanan fisik yang baik. Wasit juga harus berpedoman pada Law of The Game dari FIFA selama memimpin pertandingan.

Babak kedua laga Persija vs Persib juga sempat terlambat digelar lantaran Persib menolak untuk melanjutkan pertandingan. Menunggu lebih dari 30 menit, Evans akhirnya dapat memulai babak selanjutnya. ”Kalau yang ditanyakan gol atau tidak, coba buka Law of The Game di Pasal 10. Kalau tidak disahkan wasit saya tidak tau, pasti ada dasar alasannya," tutur Purwanto.

”Dia punya keyakinan yang kuat dengan melihat dan mendengarkan dan yakin dari laporan pembantunya serta berani untuk memutuskan hal itu. Tanpa dasar dia tidak akan memutuskan," ucap wasit asal Kediri tersebut.

Purwanto juga menyoroti keputuran Shaun Evans yang memberhentikan laga di menit ke-83. Baginya pengadil lapangan memang berhak menghentikan sementara bahkan menghentikan sebuah permainan dalam kondisi tertentu.

Evans memberhentikan laga setelah bek Persib Vladimir Vujovic mendapatkan kartu merah pada menit ke-82. Skor kemenangan 1-0 menjadi milik Persija. ”Memberhentikan termasuk kewenangan kekuasaan wasit termasuk memberikan teguran, peringatan, dan pengusiran. Kalau itu sudah, menghentikan permainan untuk sementara dan menghentikan permainan untuk seterusnya," ucap Purwanto.

Dia memberikan contoh kasus pertandingan yang terganggu asap flare atau cerawat. Wasit berhak menghentikan permainan sementara sampai jarak pandang kembali normal.

"Ditunggu setengah jam kalau belum terang juga maka diberhentikan," ucap Purwanto.

Wasit dikatakan Purwanto pasti punya dasar yang kuat untuk mengakhiri sebuah laga. Alasan Evans yang sebenarnya dapat dilihat dari laporan pertandingan (report) yang diserahkan ke operator lewat pengawas pertandingan (match commissioner).

"Kalau ingin mengetahui alasannya, tanya saja report-nya. Wasit kan membuat laporan kenapa menit ke-83 mengakhiri pertandingan. Alasannya pasti disebutkan," tutur Purwanto. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved