Penjelasan 5 Jenis Vitamin untuk Membuat Kulit Awet Muda

Penjelasan 5 Jenis Vitamin untuk Membuat Kulit Awet Muda

Nur AK
25 Feb 2018
Dibaca : 404x
Kebiasaan mengonsumsi makanan olahan dapat membuat kulit terlihat kusam, berminyak, bahkan dapat mengubah warnanya.

Siapa sih yang tidak menginginkan kulit sehat, cerah dan tetap awet muda? Kulit yang sehat sebenarnya berasal dari dalam diri Anda, karena hal itu bersumber dari kebiasaan dari kita memakan makanan, atau minuman, atau bahkan aktivitas sehari-hari yang kita lakukan.

Misalnya saja, kebiasaan mengonsumsi makanan olahan dapat membuat kulit terlihat kusam, berminyak, bahkan dapat mengubah warnanya. Sehingga Anda perlu membiasakan diri untuk makan makanan sehat yang kaya akan vitamin dan mineral, untuk bisa mendapatkan penampilan tubuh yang sehat dan bugar. 

Tentunya Anda penasaran dengan vitamin untuk kulit apa saja untuk menyehatkan tubuh dan membuat kulit tampak awet muda. Nah, berikut adalah jenis vitamin untuk kulit yang harus Anda penuhi setiap hari dilansir dari hellosehat.com, yaitu:

1. Vitamin E

Vitamin E sudah sangat dikenal pamornya sebagai vitamin untuk kulit. Vitamin ini bisa diandalkan untuk menyembuhkan kulit yang kasar dan kering, menjaga kulit agar tetap kenyal dan lembut, mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV dari matahari, menghilangkan bekas luka membandel, dan mengatasi iritasi kulit.

Bagi orang dewasa, kebutuhan harian vitamin E angka kecukupan gizi adalah sebesar 15 mg. Vitamin E sendiri dapat Anda dapatkan dari berbagai bahan makanan seperti bayam, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Vitamin E juga dapat Anda temukan di dalam berbagai produk perawatan kecantikan. Jika memang Anda merasa kebutuhan vitamin E tidak tercukupi dengan makanan, Anda bisa mengonsumsi suplemen. Namun, konsultasikan dulu ke dokter sebelum Anda menggunakannya. Terlalu banyak vitamin E di dalam tubuh juga akan menyebabkan diare, perut kram, hingga sakit kepala.

2. Vitamin A

Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Mungkin itu sebabnya banyak orang yang belum tahu kalau vitamin A juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. Salah satu peran penting dari vitamin ini adalah untuk pemeliharaan dan perbaikan jaringan kulit.

Telah banyak penelitian yang menyatakan bahwa vitamin A punya banyak manfaat untuk kesehatan kulit seperti mengurangi kerutan dan garis halus, mengatasi bercak kusam pada wajah, menghaluskan kulit, dan membantu mengendalikan jerawat.

Orang dewasa membutuhkan vitamin A sebanyak 600 mikrogram setiap harinya. Anda bisa mendapatkan asupan harian vitamin A melalui beragam jenis makanan, di antaranya ubi jalar, wortel, dan sayuran berdaun hijau tua. Biasanya, jenis vitamin untuk kulit ini juga terdapat pada berbagai jenis perawatan kecantikan, misalnya krim malam atau krim mata.

Namun, Anda harus lebih berhati-hati dengan penggunaan suplemen, karena kelebihan vitamin A di dalam tubuh juga tidak baik dan akan menimbulkan gejala seperti menurunnya nafsu makan, gangguan kesehatan tulang, mual dan muntah, hingga penglihatan kabur.

3. Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks terkandung dalam beragam jenis makanan, seperti oatmeal, beras, telur, dan pisang. Vitamin B kompleks mengandung biotin yang merupakan dasar pembentuk kuku, kulit, dan sel rambut. Kekurangan vitamin B, dapat menyebabkan dermatitis dan rambut rontok.

Ada berbagai jenis vitamin B dan masing-masing vitamin dibutuhkan dalam jumlah yang berbeda, seperti:

  • Vitamin B1: 1-1,2 miligram
  • Vitamin B2: 1,3-1,6 miligram
  • Vitamin B3: 12-15 miligram
  • Vitamin B5: 5 miligram
  • Vitamin B6: 1,3-1,5 miligram
  • Vitamin B12: 2,4 mikrogram

Ada banyak krim perawatan kulit yang mengandung vitamin B kompleks. Biasanya, krim tersebut mudah diserap ke dalam sel kulit dan membuat kulit menjadi terlihat lebih bercahaya. Menggunakan krim yang mengandung vitamin B juga telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membuat warna kulit berseri.

Bila Anda memutuskan untuk menggunakan suplemen tambahan, maka lebih baik diskusikan dulu dengan dokter. Kelebihan vitamin B kompleks juga dapat menyebabkan keracunan dan berbagai gangguan fungsi tubuh.
Kebutuhan vitamin B kompleks juga tergantung dengan usia dan kondisi kesehatan masing-masing orang. Jadi, untuk mengetahui kebutuhan dari vitamin B yang Anda butuhkan, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

4. Vitamin C

Jenis vitamin untuk kulit yang satu ini kerap kali disebut sebagai antioksidan. Vitamin C tak hanya bisa bikin Anda kebal dari serangan penyakit infeksi, tapi juga baik bagi kesehatan kulit. Sebenarnya, vitamin ini terkandung di dalam kulit bagian luar dan dalam.

Beberapa manfaat vitamin C untuk kulit, yaitu meningkatkan produksi kolagen, sehingga dapat mencegah penuaan dini, mengurangi kerutan di wajah, mencegah dan mengatasi kulit kering, serta membantu menyamarkan noda hitam di kulit.

Dalam satu hari, vitamin C yang harus didapatkan orang dewasa adalah sebanyak 90 miligram untuk laki-laki dan 75 miligram untuk wanita.

Vitamin C bisa ditemukan pada beragam jenis buah dan sayuran seperti, jeruk, paprika, kembang kol, dan sayuran hijau. Karena vitamin ini dapat melembapkan kulit, maka biasanya vitamin C juga dapat Anda temukan dalam produk pelembap.

Menggunakan suplemen atau suntik vitamin C juga dapat meningkatkan jumlah vitamin ini di dalam tubuh. Jika berlebihan, Anda akan mengalami gangguan seperti diare, mual, dan muntah.

5. Vitamin K

Vitamin K sering jadi salah satu komposisi dari krim steroid yang merupakan obat jerawat atau masalah kulit lainnya. Vitamin ini sendiri sudah terbukti dapat membantu atasi masalah kulit seperti stretch mark, bekas luka, bintik hitam, lingkaran hitam di bawah mata, dan memar.

Vitamin K yang dibutuhkan oleh orang dewasa dalam satu hari adalah 65 mikrogram untuk laki-laki dan 55 mikrogram untuk wanita.

Dengan menggunakan lotion yang mengandung vitamin ini bisa membantu pudarkan perubahan warna pada kulit dan mengurangi keriput. Perkaya asupan vitamin K Anda dengan mengonsumsi beragam jenis makanan seperti sayuran hijau berdaun hijau tua, seperti bayam, brokoli, dan sawi.

Sementara itu, kelebihan vitamin K juga tidak baik. Pasalnya, efek samping dari terlalu banyak vitamin K adalah darah menjadi menggumpal. Jika Anda sedang mengonsumsi obat untuk mencegah penggumpalan darah, maka mengonsumsi vitamin K berlebihan bisa mengganggu pengobatan Anda.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved