Teori Evolusi Darwin yang selama ini Diyakini, Tiba-tiba Didesak oleh Menteri Pendidikan India

Teori Evolusi Darwin yang selama ini Diyakini, Tiba-tiba Didesak oleh Menteri Pendidikan India

Nur AK
25 Jan 2018
Dibaca : 551x
Ia berpendapat bahwa tidak ada seorang pun yang pernah melihat seekor kera berubah jadi manusia.

Bagi Anda yang pernah mengenyam bangku pendidikan? Masih ingatkan Anda mengenai Teori Darwin? Teori tersebut diungkapkan oleh Charles Robert Darwin yang dikenal sebagai Teori Evolusi, yang berbunyi “Semua spesies dari kehidupan telah diturunkan dari waktu ke waktu dari nenek moyang bersama, pola percabangan evolusi dihasilkan dari sebuah proses yang disebut seleksi alam, di mana perjuangan untuk eksistensi memiliki efek yang sama dengan seleksi buatan yang terlibat dalam pemuliaan selektif.”

Ia mempublikasikannya bersama dalam publikasi bersama dengan Alfred Russel Wallace.

Dilansir dari Wikipedia, Darwin menerbitkan teori evolusi dengan bukti kuat dalam bukunya tahun 1859 ‘On the Origin of Species’, mengatasi penolakan ilmiah dari konsep awal dari transmutasi spesies.

Teori yang telah lama diketahui oleh manusia yang hidup di dunia ini, tiba-tiba didesak oleh Menteri Pendidikan India Satyapal Singh, agar teori evolusi Darwin dihapus dari kurikulum, lantaran hal itu tidak terbukti kebenarannya.

Ia berpendapat bahwa tidak ada seorang pun yang pernah melihat seekor kera berubah jadi manusia. Meskipun pendapatnya sempat mendapat kecaman dari para ilmuan, namun Singh tetap pada pendiriannya. Bahkan dirinya menyatakan bahwa pihak kementerian siap menjadi tuan rumah apabila akan diadakan konferensi internasional mengenai perdebatan para ilmuan mengenai masalah ini.

Dikutip dari laman the Guardian, Singh memiliki daftar sekitar 10 sampai 15 ilmuan hebat di dunia yang mengatakan bahwa tidak ada bukti yang dapat membenarkan teori evolusi itu. Bahkan Albert Einstein pun setuju bahwa teori ini tidak ilmiah. Pendapatnya ia yakini karena background-nya adalah dari ilmuan sains.

"Teori Darwin salah secara ilmiah. Oleh karena itu hal itu harus dihapuskan dari kurikulum sekolah atau perguruan tinggi," tegas pria yang menyandang gelar sarjana kimia dari Universitas Delhi tersebut.

"Sejak pertama kali manusia terlihat di bumi, wujudnya adalah manusia. Tidak ada seorang pun, termasuk nenek moyang kita, secara tertulis maupun lisan yang mengatakan bahwa mereka pernah melihat seekor kera berubah jadi manusia," sambungnya menjelaskan.

Publik sontak mengungkapkan beragam reaksinya atas pernyataan yang diungkapkan Singh tersebut. Terlibih penduduk India sendiri. Lebih dari 2.000 ilmuwan India menandatangani petisi untuk mengecam pernyataannya.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved