Kehadiran T-Rex di Yogyakarta Menghebohkan Bangsa Indonesia

Kehadiran T-Rex di Yogyakarta Menghebohkan Bangsa Indonesia

Nur AK
23 Jan 2018
Dibaca : 776x
Muhammad Iqbal Firmansyah (19) adalah remaja di balik ide kreatif animatronik T-Rex penarik gerobak itu.

Baru-baru ini, sedang marak diperbincangkan karya anak bangsa yang menciptakan robot animasi elektronik (animatronik) T-Rex atau Tyrannosaurus Rex. Muhammad Iqbal Firmansyah (19) adalah remaja di balik ide kreatif animatronik T-Rex penarik gerobak itu.

Rupanya animatronik itu mengeluarkan suara raungan Dinosaurus jenis T-Rex atau Tyrannosaurus Rex yang terdengar di sebuah gang daerah Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta. Di tengah kerumunan anak-anak dan bahkan orang dewasa, Iqbal memperlihatkan animatroniknya tersebut. Bentuk animatronik itu memang persis seperti T-Rex yang bisa berjalan dengan kedua kakinya. Namun, ada hal unik di animatroniknya, T-Rex tersebut bisa menarik gerobak yang biasanya ditumpangi oleh anak kecil. Bobot maksimal yang ditarik sekitar 50 kg.

Idenya bermula dari jalan-jalan di mal yang kebetulan ada wahana dinosaurus. Iqbal penasaran, kemudian mendekat dan memegang salah satu dinosaurus, namun dilarang. Sepulang dari mal, remaja yang baru lulus SMK pada tahun 2017 ini lantas memiliki keinginan untuk membuat replika dinosaurus yang bisa berjalan dan bebas dipegang siapa pun, termasuk anak-anak.

Alumnus SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta itu sengaja memilih bentuk T-Rex untuk sekaligus mengedukasi anak-anak tentang keberadaan dinosaurus itu pada zaman dahulu. Misalnya T-Rex itu pemakan daging atau karnivora. Menurutnya, jika ia memilih hewan yang ada di kebun binatang sudah biasa.

Iqbal lantas menuangkan idenya dalam sebuah sketsa. Lalu diperlihatkan ke ayahnya sembari menceritakan mengenai idenya tersebut. Ayah Iqbal, Sholeh Ramdani (42), mengaku gembira saat pertama kali anaknya menceritakan idenya dan menunjukan gambar sketsa. Namun, saat itu juga, soal dana terlintas di pikirannya karena untuk mewujudkan sketsa yang ditunjukkan anaknya tidaklah murah.

"Bulan November kami membentuk tim, lalu mengeksekusi pembuatan animatronik T-Rex. Tim ini ada lima orang, ayah saya yang seorang pematung dan pelukis, ada yang bidang teknik mesin dan teknik elektro," jelasnya.

Animatronik T-Rex ini tak langsung jadi. Mereka harus melakukan bongkar pasang dan percobaan berkali-kali mengganti kerangka besi. Karena Iqbal dan timnya ingin agar kedua kakinya bisa berjalanya semirip mungkin dengan hewan aslinya dan itu yang paling sulit. Setelah tiga bulan, tepatnya minggu lalu, animatronik T-Rex sudah jadi meski belum 100 persen.

Untuk diketahui, tenaga yang digunakan adalah aki mobil 12 volt 45 ampere. Dengan kekuatan aki ini, T-Rex itu dapat berjalan kurang lebih 30 menit hingga 40 menit.  Sementara itu, kulit T-Rex dibuat dari perpaduan bahan kulit spons ati, busa, dan silikon. Setelah tertempel, bahan tersebut dicat hingga visualnya benar-benar terlihat seperti kulit T-Rex.

Tak hanya itu, mata T-Rex pun dapat bergerak sehingga menambah visual nyata satwa. Selain itu, bagian mulut yang dipenuhi gigi berukuran besar dapat membuka dan menutup sendiri.

Iqbal mengatakan, untuk membuat animatronik T-Rex ini, mereka menghabiskan dana sekitar Rp 20 juta. Ia mengaku, meski baru seminggu jadi, sudah banyak wahana di beberapa kota yang tertarik menggunakan animatronik T-Rex buatannya.  Seperti wahana-wahana di Yogya, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jakarta tertarik dan sudah menghubungi kami. Tapi kami ingin sempurnakan dulu. Kalau sudah, baru kami buat banyak untuk dijual.

Namun, Iqbal tak ingin cepat puas, ia bercita-cita membuat animatronik dinosaurus yang lebih besar dari sekarang dan berjalan dengan kaki empat. Sehingga punggung dinosaurus tersebut bisa dinaiki.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved