Tutup Iklan
jus kulit manggis
  
Siswa SDN di Karawang Belajar di Teras Sekolah, Bagaimana Indonesia Bisa Merubah Nasib Kaumnya?

Siswa SDN di Karawang Belajar di Teras Sekolah, Bagaimana Indonesia Bisa Merubah Nasib Kaumnya?

Nur AK
23 Jul 2018
Dibaca : 92x
SD yang seharusnya memiliki 6 ruang kelas tersebut hanya memiliki 5 ruang kelas dan satu ruang yang dijadikan kantor guru.

Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Gempol Kokot 1, Karawang terpaksa harus belajar di teras lantai dengan seorang guru yang berdiri di tempat yang panas, karena keterbatasan ruang kelas serta bangku dan meja di sekolah. Kondisi tersebut terjadi lantaran banyak fasilitas sekolah yang sudah rusak dan tak bisa digunakan.

Bahkan, SD yang seharusnya memiliki 6 ruang kelas tersebut hanya memiliki 5 ruang kelas dan satu ruang yang dijadikan kantor guru. Hal ini membuat siswa kelas V terpaksa belajar di lantai sambil duduk di teras sekolah. Adapun siswa kelas 1 yang berjumlah 63 anak (tergolong banyak) harus menggunakan ruang belajar secara bergantian.

Dilansir dari Merdeka, Senin (23/7/2018), salah seorang guru di SD Negeri Gempol Kokot 1, Ahmad Dahlan mengaku kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak masuk ajaran baru dimulai. Namun, Dahlan menjelaskan kekurangan kursi dan meja serta ruang kelas di sekolah sudah berlangsung lama. Apalagi, menurutnya, dengan adanya peningkatan jumlah siswa kelas 1 yang mendaftar dan mencapai 63 siswa pada tahun ajaran baru ini tidak sebanding dengan daya tampung kelas yang ada.

Dahlan pun mengaku bahwa sebenarnya pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Pihaknya juga telah mengajukan penambahan ruang kelas baru hingga pengajuan bantuan pengadaan meja dan kursi. Sayangnya, hingga kini, bantuan tersebut belum juga ada realisasinya dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang.

"Kondisi sekolah seperti ini sudah kami ajukan ke Dinas dan pihak terkait setiap tahun karena jumlah siswa mendaftar melebihi kapasitas daya tampung sekolah namun sampai hari ini pihak sekolah belum menerima jawaban pasti dan terpaksa siswa kelas V belajar di lantai sambil duduk," jelasnya.

Kondisi ini tentunya terkesan sangat miris bagi siswa baru kelas 1 yang terpaksa harus belajar bergantian karena keterbatasan meja dan kursi. Padahal mereka baru masuk tahun ajaran baru di SD.

"Siswa kelas 1 yang baru sejak masuk tahu ajaran baru dimulai harus bergantian proses belajar mengajarnya," pungkasnya.

Bagaimana menurut Anda? Sangat mengkhawatirkan bukan pendidikan di Indonesia ini? Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa pendidikan bisa merubah kondisi bangsa dan negara Indonesia. Namun, nyatanya berbagai fasilitas pendidikan masih kurang di beberapa daerah. Lantas, mau sampai kapan sistem pendidikan di Indonesia seperti ini melulu kondisinya? Pastinya akan sangat sulit untuk merubah nasib kaum suatu bangsa.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
obat diabetes