Aegis Ashore, Sistem Anti-Rudal Canggih yang dibeli Jepang dari Amerika Serikat

Aegis Ashore, Sistem Anti-Rudal Canggih yang dibeli Jepang dari Amerika Serikat

Zeal
20 Des 2017
Dibaca : 589x
Jepang mulai bersiap untuk perang?

LampHijau - Sebagai negara maju Jepang tak hanya ingin meningkatkan kualitasnya pada pendidikan saja, baru-baru ini negara adidaya tersebut kembali membuat sensasi dengan membeli sekaligus menyebarkan sistem anti-rudal canggih Aegis Ashore berbasis darat yang di buat oleh Amerika Serikat (AS). Secara resmi Tokyo telah  membeli alat canggih tersebut yang harga setiap unitnya mencapai 100 milyar yen atau lebih dari Rp 12 triliun.

Berdasarkan laporan dari media setempat, alat yang di produksi oleh Lockheed Martin ini dapat berfungsi untuk memperbaiki anti-rudal Jepang ketika mendapat serangan mendadak dari musuh. Namun rupanya sistem anti-rudal tersebut belum dapat di operasikan dalam waktu dekat ini, menurut pemaparan dari salah seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang sistem pertahanan tersebut baru akan di operasikan mulai tahun 2023. Sistem pertahanan yang nantinya akan di kendalikan oleh Pasukan Darat Angkatan Pertahanan Bela Diri Jepang tersebut akan menjadi pencegat SM-3 Block 2A.

Fakta lain yang bersumber dari Reuters menjelaskan bahwasannya senjata yang dibeli oleh Jepang hanya berupa infrastruktur dan peluncurnya saja, tidak disertai dengan rudal. Untuk mendapatkanya Jepang mengeluarkan biaya yang cukup fantastis yakni mencapai USD2 miliar atau jika di rupiahkan mencapai Rp27 triliun. Tindakan selanjutnya dilakukan oleh Badan Pertahanan Rudal (MDA) Jepang dengan meminta tambahan anggaran sebesar USD 6,4 juta untuk dapat menerapkan sistem pertahanan tersebut.

“Kita perlu secara fundamental memperbaiki kemampuan pertahanan rudal balistik kita untuk melindungi negara kita setiap saat dan secara berkelanjutan,” ungkap pemerintah Jepang dalam sebuah dokumen Selasa (19/12/2017)

Disebutkan pula pernyataan bahwasannya ancaman baru Korea Utara menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi pembelian sistem canggih dan mutakhir tersebut  oleh  negara Jepang. [Isn/Red]

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved