Ganjar Pastikan Jateng Tak akan Impor Beras

Ganjar Pastikan Jateng Tak akan Impor Beras

Nur AK
20 Jan 2018
Dibaca : 245x
Menurut Ganjar, Jawa Tengah tidak memerlukan beras impor dari Thailand dan Vietnam.

Beberapa daerah merasa keberatan dengan harga beras yang kian meningkat setiap harinya. Selain itu, di antara juga merasa khawatir akan kelangkaan bahan pokok tersebut. Namun, berbeda dengan Gubernur kebanggaan PDIP propinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan stok beras untuk Jawa Tengah mencukupi hingga bulan Maret 2018. Ia mengungkapkan hal itu disela memantau operasi pasar Bulog di Pasar Legi, Solo. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan bahan pokok tersebut.

Menurut Ganjar, Jawa Tengah tidak memerlukan beras impor dari Thailand dan Vietnam. Pasalnya, stok di Jawa Tengah cukup sampai Maret nanti. Ditambah, panen raya padi akan tiba pada bulan Februari mendatang.

Politisi PDIP ini menambahkan, jika pemerintah jadi melakukan impor, lebih baik dialokasikan ke daerah lain yang membutuhkan. Ia memastikan Jawa Tengah akan memasuki masa panen. Bahkan, saat ini di Kabupaten Grobogan, Kudus dan Sragen sudah ada yang panen. Untuk itu, ia minta Bulog bersiap membeli gabah petani.

Ia menuturkan, untuk mencegah masuknya beras impor ke wilayah Jawa Tengah, pihaknya akan memantau jalur-jalur distribusi. Termasuk di pelabuhan-pelabuhan tempat didistribusikan.

Sementara, Kepala, Titov Agus Sabela menjamin stok beras di Solo dan sekitarnya aman hingga April 2018. Menurutnya, saat ini di gudang Bulog masih tersedia sekitar 13 ribu ton beras cadangan. Sampai sekarang,  Bulog Subdivre III Surakarta terus melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras.

Untuk diketahui, sejak awal Januari jumlah beras yang sudah terserap mencapai 3 ribu ton untuk Kota Boyolali, Karanganyar, Klaten, Solo, Sragen, Sukoharjo, dan Wonogiri.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved