Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
Merawat Anak Lebih Susah daripada Membuatnya, Jadi 'Buat' Anak Jangan Coba-Coba

Merawat Anak Lebih Susah daripada Membuatnya, Jadi 'Buat' Anak Jangan Coba-Coba

Nur AK
26 Nov 2017
Dibaca : 151x
Lain era, lain pula mainannya.

LampuHijau - Anak yang lahir di era 20-an memang sangat berbeda dengan anak yang lahir di era 90-an. Ya iyalah, beda banget. Lawong jamannya aja sudah berbeda.

Masa kecil itu identik dengan mainan yang disukainya. Tapi namanya aja anak, pasti mainan yang disukainya itu membuatnya ketagihan dan pengen berlama-lama memegang maenan itu.

Di era 90-an, anak-anak bermain dengan teman seumurannya, karena memang teman seumurannya lah yang enak buat diajak duet atau adu maen. Seperti maenan kelerang, bola kasti, kartu bergambar kartun atau power ranger, maenan congklak, lompat tali, dll. Yang bukan hanya mengasah otak, tapi melatih otot anak agar tumbuh kuat atau bahkan membentuk kepadatan tulang agar badannya tinggi. Karena sejatinya anak masih dalam masa pertumbuhan.

Lain halnya dengan anak jaman sekarang atau lagi ngetrennya di sebut kids jaman now. Mereka cenderung asik dengan game di gadget atau PS yang mereka miliki dari pemberian orang tua. Memang jamannya sudah edan, anak balita sekarang sudah pegangannya gadget semua. Gue aja yang dulu masih ingusan belum pegang hp, bahkan baru pegang saat SMP kelas satu.

Tentunya setiap orang tumbuh dengan kebiasaan dan perilaku hidup yang sangat berbeda-beda. Ada yang mereka susah diatur da nada pula yang sangat penurut.

Sebenarnya, kids jaman now sekarang ini ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya adalah mereka sudah terlatih untuk menguti perkembangan teknologi sejak dini. Eits, pastinya harus di bawah pengawasan orang tua yaaaa. Orang tua jangan sampai lengah dengan kebiasaan hidup sang anak, karena sangat mempengaruhi perkembangan otak mereka.

Sementara kekurangannya adalah kids jaman now menjadi kurang peduli dengan lingkungannya, sehingga rasa simpati dan empati mereka kurang. Padahal anak kecil itu sepantasnya diajari dengan budi pekerti luhur, agar terbiasa ketika ia besar nanti.

Anak itu adalah titipan dari Yang Maha Kuasa. Tanpa anak pun, mungkin hidup kita akan merasa kurang dan tidak ada lagi pewaris keturunan dari kita. Dan anak adalah aset kemajuan suatu negara. Kaum muda akan sangat mempengaruhi perkembangan suatu negara, karena merupakan masa-masa emas untuk mencetak karya bagi negaranya sendiri. Mari kita rawat anak-anak kita dengan baik dan benar!

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2018 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2018 LampuHijau.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JasaReview