Perseru Selamat Degrdasi Setelah Permalukan Persib Bandung di Kandangnya

Perseru Selamat Degrdasi Setelah Permalukan Persib Bandung di Kandangnya

Admin
13 Nov 2017
Dibaca : 293x
Semen Padang Masuk Zona Degradasi walo Menang di laga Terakhirnya

LampuHijau – Kontestan Liga 1 musim depan harus mengeluarkan dana besar untuk away. Sebab, Perseru Serui yang berstatus tim dengan home base tersulit sekaligus terjauh terbebas dari ancaman degradasi. Perseru bertahan setelah mengalahkan tuan rumah Persib Bandung dengan skor 2-0 dalam pekan terakhir Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat kemarin (12/11). 

Perseru yang mengejar kemenangan demi tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi tanah air itu langsung bermain terbuka sejak awal pertandingan. Hasilnya pun positif. Dua gol berhasil mereka lesakkan lewat Ryutaro Karube pada menit ke-70 dan Silvio Escobar (81’). 

’’Saya hanya bisa berterima kasih kepada teman-teman yang bekerja keras sampai menit-menit akhir dalam pertandingan tadi. Karena dengan kerja keras itu, kami masih bisa bertahan di kompetisi kasta tertinggi tanah air,’’ kata Escobar. ’’Ini adalah buah kerja keras dari semua pemain dan pengurus,’’ lanjut pemain asal Paraguay itu.

Kemenangan tersebut sekaligus membalik prediksi banyak orang. Awalnya, Perseru memang diragukan bisa menang di kandang Persib. ’’Ini pembuktian terakhir kami,’’ tandasnya.

Hasil tersebut membuat kemenangan Semen Padang dengan skor 2-0 atas PS TNI di Stadion Agus Salim, Padang, menjadi sia-sia. Semen Padang harus turun kasta ke Liga 2. Mereka menemani Persegres Gresik United dan Persiba Balikpapan yang memastikan turun ke Liga 2 jauh-jauh hari sebelumnya. 

Dua gol Semen Padang saat membungkam The Army –julukan PS TNI– diciptakan Vendry Mofu saat laga baru berjalan empat menit. Lalu Marcel Sacramento lewat eksekusi penalti tiga menit sebelum turun minum. 

Setelah pertandingan, pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli hanya bisa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sumatera Barat. ’’Kami sudah berjuang maksimal. Tapi, ini adalah takdir dalam sepak bola. Saya sebagai pelatih yang bertanggung jawab atas kegagalan ini,’’ ungkapnya. 

Di sisi lain, terdegradasinya Semen Padang ke Liga 2 menimbulkan kekecewaan dari segenap suporter yang memenuhi Stadion H Agus Salim, Padang.  ''Manajemen harok bali pemain murah. Main la tu di Liga 2. (Manajemen mengharapkan membeli pemain murah. Main saja di Liga 2,” teriakan beberapa suporter yang memedati tribun barat Stadion H Agus Salim.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Copyright © 2019 LampuHijau.com - All rights reserved
Copyright © 2019 LampuHijau.com
All rights reserved